Kopri PC PMII Bone Dampingi Anak Perempuan Pahami Pubertas

Momen Kopri PC PMII Bone berpose bersama siswi UPT SDN 26 Watang Palakka setelah menggelar edukasi pubertas. (*)

ENEWS, BONE •• Korps Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Putri (Kopri) PC PMII Kabupaten Bone terus memperluas edukasi kesehatan reproduksi dan pubertas bagi anak perempuan melalui rangkaian sosialisasi di 13 Sekolah Dasar.

Program ini dirancang untuk membantu siswi memahami perubahan fisik, emosional, dan psikologis yang terjadi ketika memasuki masa pubertas, sekaligus menumbuhkan rasa percaya diri sejak dini.



Ketua Kopri PC PMII Bone, Nurul, menjelaskan bahwa pubertas adalah fase penting dalam pertumbuhan anak perempuan.

Karena itu, pemahaman mengenai tubuh sendiri menjadi langkah awal membentuk karakter dan penghargaan diri.

Kami ingin anak-anak perempuan di Bone memahami bahwa perubahan tubuh adalah hal yang wajar dan tidak perlu ditakuti,” tegasnya, Rabu 19 November saat melakukan edukasi di UPT SDN 26 Watang Palakka.

Menurut Nurul, program ini juga menjadi bentuk nyata tanggung jawab sosial Kopri sebagai organisasi mahasiswa dalam mendukung pendidikan karakter dan kesehatan reproduksi.

Ia menjelaskan, materi yang diberikan sejalan dengan modul resmi pendidikan kesehatan remaja dan disampaikan melalui metode interaktif seperti diskusi kelompok kecil dan sesi tanya-jawab.

Selain materi verbal, Kopri juga membagikan buku saku berisi informasi tentang anatomi tubuh perempuan hingga tata cara bersuci.

Antusiasme siswi cukup tinggi, terlihat dari banyaknya pertanyaan mengenai menstruasi, kebersihan tubuh, hingga cara menghadapi rasa canggung saat perubahan terjadi.

Para guru turut mengapresiasi kegiatan ini mengingat edukasi pubertas masih minim diberikan di tingkat sekolah dasar.

Mereka tidak lagi khawatir jika tubuhnya berubah. Mereka mulai memahami prosesnya,” tutur salah satu guru.

Kopri PMII Bone berharap kegiatan ini tidak berhenti pada level SD, tetapi bisa diperluas ke jenjang SMP dengan melibatkan dinas kesehatan maupun dinas pendidikan.

Harapannya, edukasi pubertas menjadi program rutin sekolah sehingga setiap anak perempuan mendapatkan pemahaman yang benar dan aman tentang tubuhnya.

Dengan penguatan edukasi sejak dini, Kopri menargetkan terbentuknya generasi perempuan Bone yang lebih sadar, berpengetahuan, dan mampu merawat dirinya.

Hal ini merupakan pondasi penting untuk mencetak pemudi yang sehat, berdaya, dan siap berkontribusi bagi masyarakat. (Redaksi)





Tinggalkan Balasan