ENEWSINDONESIA.COM, BONE – Pihak kepolisian resmi menerima laporan dari keluarga korban siswi MTS yang tewas saat dirawat di RS Yasin karena diduga dirudapaksa oleh temannya secara beramai-ramai di Kecamatan Cenraba, Kabupaten Bone Sulawesi Selatan, Senin (20/2/2023).
Kasat Reskrim Polres Bone AKBP Boby Rachman mengatakan hari ini keluarga korban secara resmi melaporkan kasus tersebut.
“Langsung diperiksa di unit PPA pelapor dan saksinya. Ada 4 saksi yang diperiksa, dan tim penyidik lagi periksa maraton semua itu,” kata Boby.
Dikatakan, pihaknya saat ini sementara mengumpulkan bahan keterangan dan bahan bukti terkait dugaan pemerkosaan yang dialami korban siswi SMP. Termasuk akan berkoordinasi dengan pihak Rumah Sakit M Yasin.
“Penyidik sedang melengkapi keterangan dan bukti serta melakukan koordinasi ke rumah sakit terkait hasil visumnya,” jelasnya.
Sebelumnya, di beritakan Enews Indonesia, beredar rekaman (voice note Whatsapp) seorang laki-laki yang mengaku sebagai pelaku kasus tersebut.
“Na iya tersangka kerodo, mateni, gentayangang ammengngi hahahahaha (saya tersangka di situ, mati aku, nanti korban gentayangan. Red),” bunyi isi rekaman suara tersebut dalam bahasa Bugis sambil tertawa yang diterima redaksi Enewsindonesia.com, pagi tadi, Senin (20/2/2023). (Mimienk Lee)






