Jalan dan Irigasi Rusak Dikeluhkan Warga Morotai Selatan Barat, Pemerintah Diharap Peka

ENEWSINDONESIA.COM, MOROTAI – Warga Kecamatan Morotai Selatan Barat, Kabupaten Pulau Morotai, keluhkan jalan penghubung Kecamatan Morotai Selatan ke Kecamatan Morotai Selatan Barat (mulai dari Desa Warigi hingga Desa Wayabula) yang kondisinya rusak semenjak tahun 2020 tidak mendapat perhatian pemerintah.

Ekal Samlan, salah satu warga Kecamatan Morotai Selatan Barat menganggap pemerintah setempat acuh dengan hal tersebut, utamanya anggota DPRD yang terpilih di dapil daerah tersebut menutup mata.

     
 

“Sebenarnya DPRD yang mempunyai dapil di Selatan Barat itu punya kemampuan kalau mereka serius mengawal kekurangan-kekurangan yang ada di Selatan Barat yang menjadi kebutuhan masyarakat secara umum. Tapi sejauh ini jalan yang rusak itu masih tetap seperti itu,” ujar Ekal yang juga aktivis Samurai itu, Sabtu (23/4).

Ekal menyebut, keluhan tentang jalan itu sudah sering disuarakan berulang kali ke pihak pemerintah.

“Apakah DPRD yang berdapil di Selatan Barat itu pulang mengunakan pesawat ataukah dengan mobil/motor. Kalau mengunakan mobil/motor itu yang pasti mereka tahu dan sadari dan memiliki nurani namun sampai sejauh ini kan tidak ada, kosong,” katanya.

Selain jalan, terdapat juga irigasi yang di area persawahan Desa Teley yang tertimbun longsor. Ekal mengungkapkan bahwa irigasi yang tertimbun tersebut pernah digali oleh Dinas PU dan akan dibuatkan saluran permanen. Namun hingga saat ini, saluran permanen tersebut tak berwujud.

“Sehingga dampaknya (irigasi yang rusak) berpotensi merusak lahan dan rumah warga yang ada di Desa Teley. Jadi DPRD yang punya dapil itu bisa dibilang kerja-kerjanya tidak ada,” lanjut Ekal.

Ekal menambahkan, untuk sektor nelayan, sejauh ini pihaknya masih dalam titik Advokasi.

“Kami berharap Pemerintah Daerah dan DPRD segera perbaiki jalan dan irigasi yang ada di kecamatan Morotai Selatan Barat karena itu sudah menjadi kebutuhan masyarakat,” harapnya.

Laporan : Ranto

 
Penulis: Ranto Dg BaduEditor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan