Insentif Imam Masjid Polman Belum Terbayarkan, Ini Kendalanya

Foto: Alimuddin Hasan, Kabag Kesra Setda Polman. (Dok. ENews)

ENEWS POLMAN — Insentif perangkat masjid di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar), sudah menemukan titik terang setelah sebelumnya dikeluhkan karena tidak kunjung cair.

Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Sekretariat Daerah Kabupaten Polman, Alimuddin Hasan menjelaskan, terkait insentif imam masjid yang belum cair itu terkendala pada perubahan daftar nama imam dan perangkat masjid lainnya.

“Saya juga ditelpon sama pak Bupati (Polman) untuk segera menindaklanjuti pembayaran insentif imam masjid tersebut,” ujar Alimuddin kepada ENews Indonesia saat ditemui di kantor Bupati Polman, Rabu (26/3/2025).

Alimuddin menjelaskan, pencairan (gaji) saat ini belum bisa terproses karena ada imam dan juga perangkat masjid yang sudah meninggal dunia sehingga harus dilakukan perubahan data.

“Saya sudah minta data-data imam dan perangkat masjid di semua kecamatan tanggal (19/3) kemarin, namun sampai saat ini belum lengkap. Dari 16 kecamatan, baru 5 kecamatan yang lengkap kami terima data-datanya,” kata Alimuddin.

Terpisah, Bupati Polewali Mandar, H. Samsul Mahmud saat ditemui di kantornya mengatakan akan membayarkan insentif imam dan perangkat masjid di tahun 2025.

“Sisa kami menunggu Surat Keputusan (SK) pengangkatan perangkat masjid baru kami bayarkan, karena menurut penjelasan Kepala Bagian Kesra (red. Alimuddin) itu belum lengkap. Insya Allah kalau datanya sudah lengkap mulai bulan Januari, Februari dan Maret kami akan segera bayarkan,” singkatnya.

Jurnalis: Hasbi Waluyo





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan