ENEWS BONE •• Organisasi Gondrong Bone berperan aktif dalam perayaan Milad ke-1 Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone pada Jumat (7/2/2025) kemarin.
Salah seorang petinggi organisasi yang terbentuk pada 12/12/2018 itu, Bennu mengaku sangat mendukung langkah Forbes Anti Narkoba dalam perlawanan terhadap Narkoba di Kabupaten Bone.
“Bukan berarti harus gondrong baru bisa gabung ke organisasi kami. Selama dia mempunyai niat sikap dan jiwa sebagaimana bisa berguna untuk masyarakat dia boleh gabung. Ingat! Gondrong itu formalitas, prioritas itu persaudaraan dan kerja-kerja kemanusiaannya,” imbuh Bennu kepada Enews Indonesia, Sabtu (8/2/2025).
Dalam beberapa kegiatan yang dilakukan Forbes Anti Narkoba Bone, Gondrong Bone tak pernah absen. Seperti saat pengawalan kasus bandar Narkoba Jhon yang diadili di Pengadilan Negeri (PN) Watampone.
Saat oerayaan Milad Forbes Anti Narkoba Bone, pasukan Gondrong Bone berperan dalam seksi perlengkapan hingga pengamanan internal Forbes.
“Ini bentuk sumbangsih kami adalam perlawanan terhadap Narkoba,” kata Bennu.
Lebih lanjut Bennu menjelaskan, selama ini paradigma masyarakat terhadap pria yang berambut gondrong sangat negatif.
“Tujuan terbentuknya komunitas ini, salah satunya untuk mengubah stigma masyarakat mengenai gondrong itu selalu kriminal dan juga dari komunitas ini kita bisa lebih menjalin ikatan silaturahmi hingga bisa melakukan kegiatan kemanusiaan,” jelasnya.
Di tempat terpisah, Koordinator Forbes Anti Narkoba Bone Andi Singkeru Rukka menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Gondrong Bone atas perannya membersamai Forbes dalam perlawanan terhadap Narkoba di Kabupaten Bone.
“Mereka (Gondrong Bone) selalu hadir dalam aksi-aksi kami, dan berperan aktif. Kami bangga berjalan bersama Gondrong Bone. Mewakili teman-teman kami mengucapkan terimakasih kepada Gondrong Bone,” tandas Andi Singkeru Rukka saat ditemui di kegiatan Hari Pers Nasional 2025 di Kantor Dinas Pendidikan Bone, Sabtu (8/2/2025).
#Mimienk Lee






