HMI Mega Reski Makassar Sebut DPR: Dewan “Penghianat” Rakyat

Foto: HMI Komisariat Mega Reski gelar unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja. (Dok. Ikbal)

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Himpunan Mahasiswa Islam Komisariat Mega Reski Cabang Makassar melakukan unjuk rasa penolakan pengesahan undang-undang cipta kerja di pertigaan pos lalulintas Tello, Jalan Urip Sumaharjo, Kota Makassar. Sabtu (8/4/2023 ) pukul 16.35 WITA.

Dalam menyampaikan aspirasinya, beberapa orang diantara mereka terlihat memegang spanduk yang bertuliskan, “UU Cipta Kerja produk komunis, DPR (Dewan Pembuang Sampah Rakyat)”.

Armin yang bertindak sebagai salah satu orator mengungkapkan dalam orasinya bahwa, adanya UU Cipta Kerja oleh Dewan “Penghianatan” Rakyat tidak sesuai dengan kepentingan masyarakat, DPR hanya utamakan kepentingan pribadi dan elit politik.

“Gerakan kami merupakan gerakan yang terkonsolidasi, siapa yang intervensi gerakan kami pada sore hari ini itu bagian dari penghianatan, dan siapapun yang menjadi penghianat maka itu adalah lawan kami,” tegasnya.

Demonstrasi tersebut mengakibatkan macet panjang dari Jalan Urip Sumaharjo hingga jalan Perintis Kemerdekaan. Terpantau beberapa kendaraan membunyikan klakson berulang-ulang di samping para demonstran, mengisyarakatkan untuk tidak menghalangi jalan dari pengguna kendaraan.

Meski begitu, para demonstran tidak peduli dengan bunyi klakson selama aspirasi mereka tidak didengar. Hingga pada sore hari, para demonstranpun membubarkan diri.

(Ikbal Tehuayo)





Tinggalkan Balasan