ENEWS, MAKASSAR ••》Aksi pencurian terjadi di Masjid Al-Fatah, kawasan Hertasning, Kota Makassar. Seorang jamaah perempuan menjadi korban setelah tas miliknya diambil saat sedang melaksanakan salat, Rabu (2/9/2026) sekitar pukul 12.21 WITA.
Pelaku diduga sengaja mengincar korban dan memanfaatkan situasi ketika jamaah sedang beribadah. Rekaman kamera pengawas (CCTV) memperlihatkan bagaimana aksi tersebut dilakukan dalam waktu singkat.
Dalam rekaman, pelaku lebih dulu berdiri di pintu masjid. Ia tampak mengamati situasi dan memperhatikan jamaah yang sedang salat.
Saat korban memasuki rakaat ketiga dan mengambil posisi sujud, pelaku kemudian bergerak masuk ke dalam masjid. Ia mendekati korban, mengambil tas yang diletakkan di sisi kanan, lalu keluar dan meninggalkan lokasi.
Modusnya terbilang sederhana, tetapi efektif: pelaku menunggu momen ketika perhatian korban sepenuhnya tertuju pada ibadah.
Pengurus Masjid Al-Fatah, Irpan, mengatakan, berdasarkan rekaman CCTV, pelaku juga diduga membawa sandal yang bukan miliknya.
Pelaku terlihat meninggalkan lokasi menggunakan sandal yang diduga milik jamaah lain. Hal itu menguatkan dugaan bahwa pelaku tidak hanya mengambil barang korban, tetapi juga memanfaatkan kondisi sekitar untuk melarikan diri.
“Baik laki-laki maupun perempuan yang membawa barang berharga ke masjid, harap lebih berhati-hati. Jika melihat ada orang mencurigakan atau sedang berusaha mencuri, segera berteriak agar jamaah di luar halaman bisa cepat bergerak menangkapnya,” kata Irpan.
Peristiwa ini sekaligus membuka persoalan lain: seberapa aman barang milik jamaah saat mereka menjalankan ibadah?
CCTV memang merekam pergerakan pelaku. Namun, rekaman pengawasan tidak serta-merta mencegah aksi pencurian ketika tidak dibarengi kewaspadaan jamaah dan pengawasan langsung di area masjid.
Jamaah pun diimbau tidak meletakkan tas, dompet, telepon seluler, maupun barang berharga di tempat yang mudah dijangkau orang lain. Barang bawaan sebaiknya ditempatkan sedekat mungkin dengan pemilik atau dititipkan kepada orang yang dipercaya.
Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian yang dikonfirmasi terkait dugaan pencurian tersebut belum memberikan tanggapan, termasuk mengenai apakah laporan resmi telah dibuat dan langkah penyelidikan yang akan dilakukan.
Jurnalis: Ikbal Tehuayo






