ENEWS, BONE •• Massa pengunjuk rasa penolakan kenaikan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan Perkotaan (PBB-P2) mengaku kecewa. Pasalnya, Bupati atau pun Wakil Bupati Bone sebagai penentu kebijakan mengutus Dandim Bone, Letkol Inf Laode Muhammad Idrus menemui massa aksi.
Aksi tersebut dimulai siang tadi dan bertahan hingga malam ini, sekira pukul 19.36 Wita, Kamis 14 Agustus 2025.
“Mari kita jaga Bone, nanti saya diskusi dengan Bupati atau pun Wakil Bupati Bone terkait tuntutan adik-adik. Nanti hasilnya akan saya sampaikan ke penanggung jawab aksi,” kata Dandim Bone di hadapan pengunjuk rasa.
Namun hal itu ditolak spontan oleh pengunjuk rasa.
“Kami bertahan hingga malam ini, karena ingin menemui Bupati atau Wakil Bupati Bone sebagai penentu kebijakan. Senadainya bapak (Dandim. Red) bisa menentukan kebijakan di Bone maka kami akan berikan kesempatan,” jelas salah seorang massa aksi, Rafli menjawab tawaran Dandim Bone.
Massa pengunjuk rasa pun kembali mundur dan bertahan di halaman kantor Bupati Bone.






