DPRD Polman Kritik Anggaran Seremonial, Minta Prioritas Urgent

Foto: Hj. Lisda, Jubir Fraksi NasDem saat menyampaikan pandangan umum fraksi pada Rapat Paripurna DPRD Polman pada Senin (17/11/2025). (HW)

ENEWS, POLMAN •• Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Polewali Mandar menggelar rapat paripurna penyampaian pandangan umum fraksi-fraksi terhadap Ranperda APBD dan Nota Keuangan 2026, Senin malam (17/11/2025).

Suasana rapat menghangat saat sejumlah fraksi menyoroti perlunya pergeseran fokus anggaran ke persoalan mendesak di daerah.



Juru Bicara Fraksi NasDem, Hj. Lisda, menegaskan bahwa APBD 2026 harus diarahkan pada program yang benar-benar urgent, bukan kegiatan seremonial.

“Kami Fraksi NasDem berpandangan perlunya APBD 2026 terkonsentrasi pada program yang bersifat urgent,” tegas politisi muda tersebut.

Fraksi NasDem menyebut sedikitnya lima isu prioritas yang mendesak untuk ditindaklanjuti, yakni;

  1. Penanganan masalah sampah yang tak kunjung tuntas selama empat tahun terakhir;
  2. Percepatan peningkatan PAD melalui optimalisasi aset daerah;
  3. Pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh kecamatan;
  4. Pembangunan serta normalisasi drainase dan riol perkotaan untuk mengantisipasi banjir;
  5. Normalisasi infrastruktur jalan dan jembatan di wilayah terdampak bencana.

Sementara itu, Juru Bicara Fraksi Pembangunan Demokrat, Abdul Muin Saleh, menyoroti ketimpangan anggaran pada sektor-sektor dasar seperti belanja modal jalan, jaringan irigasi, gedung, dan peralatan mesin.

Ia mengingatkan pemerintah daerah agar menyesuaikan kebijakan anggaran dengan kondisi fiskal yang belum stabil.

“Pemerintah daerah harus lebih cermat dalam mengalokasikan sumber daya yang terbatas,” ujarnya.

Muin berharap pembahasan RAPBD 2026 dilakukan secara maksimal agar APBD final benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat.

Jurnalis: Hasbi Waluyo





Tinggalkan Balasan