BPK Menilai Kemiskinan Sulsel Naik 2021, BPS Sulsel Beri Penjelasan

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI di Kantor DPRD Sulsel menilai angka kemiskinan Sulsel naik pada Rapat Paripurna dalam rangka penyerahan LHP LKPD TA 2021, LHP Kinerja, dan IHPD Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan Urip Sumoharjo Nomor 59, Makassar, Jumat (10/06/22) kemarin.

Dr. Pius Lustrilanang, Anggota VI Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI, menyatakan bahwa angka kemiskinan di Sulsel naik, ini berdasarkan LHP Kinerja mengenai penanggulangan kemiskinan.



“Angka kemiskinan Sulsel pada tahun 2020 (8,72%) dan tahun 2021 (8,78%),” paparnya.

Suntono, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Sulawesi Selatan, menanggapi hal tersebut bahwa setiap tahunnya BPS melakukan dua kali rilis angka kemiskinan, yakni bulan Maret dan bulan September.

“Data terakhir per September 2021 angka kemiskinan di Sulsel turun. Berdasarkan data BPS, tahun 2020 angka kemiskinan Sulsel pada bulan Maret 8,72%, mengalami kenaikan dibandingkan bulan September 2020 yang berada pada angka 8,99%. Sementara di tahun 2021, angka kemiskinan mengalami penurunan. Pada bulan Maret kemiskinan tercatat 8,78% dan bulan September berada pada angka 8,53%,” terangnya, Sabtu (11/06/22).

Ia membenarkan data yang dipaparkan oleh BPK, namun yang dibandingkan adalah bulan Maret 2020 dengan bulan Maret 2021.

“Data terakhir, per September 2021, angka kemiskinan di Sulsel menurun, berada pada angka 8,53%. Sehingga data ini tidak bertolak belakang, tergantung pada periode mana data tersebut diperbandingkan,” jelasnya.

Suntono mengaku, bahwa hal tersebut memperlihatkan upaya Pemprov Sulsel di bawah kepemimpinan Gubernur Andi Sudirman dalam menekan angka kemiskinan bersama-sama dengan stakeholder yang lain.

“Penjelasan terjadinya kenaikan angka kemiskinan pada Maret 2020 dibandingkan Maret 2021 sebagai dampak dari pandemi covid-19. Namun demikian berbagai upaya intervensi pemerintah terhadap masyarakat yang terdampak dalam bentuk berbagai macam program bantuan sosial dapat menurunkan penduduk miskin per September 2021,” terangnya.

BPS juga mengakui, bahwa Pemprov Sulsel pun telah berupaya melakukan pemulihan ekonomi. Secara kumulatif, ekonomi Sulsel pada tahun 2021 mengalami pertumbuhan sebesar 4,65%.





Penulis: Andi AkbarEditor: Andi Akbar

Tinggalkan Balasan