Awas Getok Harga! Satpol PP dan Disperindagkop Polman Sisir Pedagang BBM Eceran

Foto: Satpol PP bersama Disperindagkop turun menyisir pedagang BBM eceran. (Enews*)

ENEWS, POLMAN ••》Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM (Disperindagkop) turun menyisir pedagang bahan bakar minyak (BBM) eceran, Jumat (23/10/2026).

Pengawasan ini menyasar potensi lonjakan harga jual setelah antrean kendaraan di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) dilaporkan kembali normal.

banner 728x250

Petugas gabungan mendatangi sejumlah lapak penjual bensin eceran di wilayah Kecamatan Polewali dan sekitarnya. Pedagang diingatkan agar tidak memanfaatkan situasi untuk menetapkan harga yang dinilai terlalu tinggi dan membebani masyarakat.

Sekretaris Satpol PP Polman, Andi Saggap, menegaskan kondisi antrean SPBU yang kembali normal harus menjadi pertimbangan pedagang dalam menentukan harga jual.

“Hasil pantauan kami bersama Disperindagkop di lapangan menunjukkan antrean di SPBU sudah terurai normal dan tidak ada kebijakan kenaikan harga resmi dari pemerintah,” tegas Andi Saggap.

Ia mengimbau pedagang BBM eceran menyesuaikan harga jual pada kisaran Rp18.000 hingga maksimal Rp20.000 untuk botol kemasan 1,5 liter. Sebagaimana yang disampaikan dalam kegiatan pengawasan tersebut.

“Kami imbau secara tegas agar pedagang tidak memanfaatkan situasi untuk menjual BBM dengan harga yang terlampau mahal,” ujarnya.

Menurutnya, pengawasan diperlukan untuk menjaga ketertiban perdagangan sekaligus melindungi masyarakat dari lonjakan harga yang tidak wajar, terutama ketika kondisi distribusi BBM mulai kembali kondusif.

Selain memantau harga, petugas gabungan juga mengingatkan pedagang agar memperhatikan penataan lapak dan aspek keselamatan. Penyimpanan BBM dalam jumlah berlebihan di kawasan permukiman berpotensi meningkatkan risiko kebakaran.

Andi Saggap menegaskan, pengawasan tidak berhenti pada kegiatan penyisiran tersebut. Satpol PP bersama Disperindagkop akan terus memantau perkembangan harga BBM eceran di wilayah Polman.

“Kami akan terus melakukan pemantauan secara berkala untuk menjaga ketertiban umum dan memastikan masyarakat tidak terbebani oleh harga jual yang tidak wajar,” demikian penegasan yang disampaikan Andi Saggap dalam kegiatan tersebut.

Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar berharap pedagang bersikap kooperatif dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat.

Pengawasan lanjutan diharapkan dapat mencegah praktik penjualan dengan harga berlebihan serta menjaga keamanan penyimpanan BBM di lingkungan warga. (HW*)