ENEWS, POLMAN ••》Sebanyak 36 nasabah PNM Mekaar di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, mengikuti pelatihan strategi pemasaran berbasis digital melalui program Pengembangan Kapasitas Usaha (PKU) Membina dan Memberdaya (Mba Maya), Jumat (11/9/2026).
Pelatihan yang digelar PNM Mekaar Unit Mapilli dan Wonomulyo tersebut tidak hanya memberikan materi, tetapi juga mengajak peserta mempraktikkan langsung strategi pemasaran untuk mengembangkan usaha mereka.
Kegiatan berlangsung di dua lokasi, yakni Kelurahan Mapilli, Kecamatan Mapilli, dan Cafe Salili, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo. Mayoritas peserta merupakan pelaku UMKM perempuan.
Dalam sesi praktik, 36 peserta dibagi menjadi lima kelompok. Mereka mengikuti simulasi pemasaran yang dipandu narasumber Hasbi Waluyo.
Hasbi menekankan pentingnya pelayanan kepada konsumen dan promosi dalam meningkatkan penjualan. Menurutnya, produk yang baik akan sulit dikenal jika tidak didukung strategi promosi yang tepat.
“Yang paling penting adalah memberikan pelayanan yang baik serta promosi yang baik. Sebaik apa pun usaha yang kita miliki, kalau tidak dipromosikan dengan baik maka produk tersebut sulit dikenal,” kata Hasbi.
Ia juga mendorong pelaku UMKM memanfaatkan media sosial sebagai sarana promosi, terutama Facebook, TikTok, WhatsApp dan Instagram.
“Sekarang era teknologi, maka harus dimanfaatkan untuk melakukan promosi usaha. Media sosial memiliki jangkauan yang luas sehingga bisa menjadi salah satu strategi pemasaran,” ujarnya.
Kepala PNM Mekaar Unit Mapilli, Yuni Musra, mengatakan PKU Mba Maya rutin digelar setiap tiga bulan untuk meningkatkan kapasitas nasabah dalam mengembangkan usaha.
“Kegiatan ini kami gelar untuk meningkatkan kapasitas para pelaku UMKM nasabah PNM Mekaar terkait promosi usaha,” katanya.
Sementara itu, Kepala Unit PNM Wonomulyo, Arhami, mengatakan peserta pelatihan dipilih dari nasabah yang aktif dan rutin mengikuti pertemuan mingguan kelompok.
“Tidak semua nasabah kita panggil, hanya kelompok yang aktif dan sering datang rapat mingguan di kelompoknya,” ujarnya.
Melalui PKU Mba Maya, PNM tidak hanya memberikan akses pembiayaan kepada nasabah, tetapi juga mendorong peningkatan kemampuan dalam mengelola dan memasarkan usaha.
Pelatihan tersebut diharapkan membantu nasabah memperluas jangkauan pemasaran dan meningkatkan daya saing produk UMKM melalui pemanfaatan teknologi digital.
(Hasbi Waluyo)






