ENEWS, POLMAN •• Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) mencatat capaian positif dalam transformasi digital pemerintahan.
Berdasarkan hasil evaluasi Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), indeks Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) Polman tahun 2025 mencapai angka 4.00 dengan predikat Sangat Baik.
Bupati Polewali Mandar, Samsul Mahmud, menyampaikan apresiasi atas kinerja seluruh tim SPBE yang dinilai berhasil mendorong peningkatan tata kelola pemerintahan berbasis digital.
“Alhamdulillah, SPBE Polewali Mandar mengalami peningkatan dari tahun ke tahun. Terima kasih kepada seluruh tim SPBE, semoga berkah,” tulis Samsul Mahmud yang akrab disapa Aji Assul ini.
Capaian tersebut dinilai sebagai hasil kepemimpinan Bupati Samsul Mahmud bersama Wakil Bupati Andi Nursami MP dalam mengimplementasikan pemerintahan yang efektif, transparan, dan akuntabel sesuai amanat Peraturan Presiden Nomor 95 Tahun 2018 tentang SPBE.
Berdasarkan data lima tahun terakhir, indeks SPBE Polman menunjukkan tren peningkatan meski sempat mengalami penurunan.
Pada tahun 2020 indeks berada di angka 3,30, turun menjadi 2,71 pada 2021, kemudian meningkat menjadi 3,58 pada 2022, 3,85 pada 2023, 3,88 pada 2024, dan mencapai 4,00 pada 2025.
Peningkatan signifikan mulai terlihat sejak 2022, seiring optimalisasi pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam pelayanan publik di lingkungan Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar.
Bupati Samsul Mahmud menegaskan, penerapan SPBE tidak semata mengejar nilai indeks, melainkan sebagai upaya menghadirkan pelayanan publik yang lebih baik.
“Prestasi ini merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam mendorong transformasi digital untuk mendukung pelayanan publik yang lebih efektif, efisien, transparan, dan inovatif,” ujarnya, Senin (12/1/2025).
Dengan raihan indeks 4,00, Polewali Mandar kini masuk dalam kategori daerah dengan tingkat kematangan sistem pemerintahan digital yang tinggi, yang diharapkan mampu mempercepat birokrasi serta mempermudah akses layanan bagi masyarakat.
Reporter: Hasbi Waluyo






