Tolak UU Cipta Kerja, Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Makassar Berujung Bentrok

Featured Video Play Icon

ENEWSINDONESIA.COM, MAKASSAR – Ribuan mahasiswa dari menggelar aksi unjuk rasa menolak UU Cipta Kerja (Ciptaker) di Jalan A. P Pettarani, Kota Makassar, depan kamus Universitas Negeri Makassar (UNM), Kamis (6/4/2023).

Dalam pantauan Enewsindonesia.com, aksi unjuk rasa tersebut bertahan hingga malam hari. Bentrokan tak terhindarkan mengakibatkan dua mobil mengalami pecah kaca akibat lemparan batu.

banner 728x250

Satu mobil berjenis Agya warna putih tersebut terparkir di Jalan Pendidikan Raya, samping kampus UNM dan satu mobil lainnya berjenis Xenia warna merah maron yang diketahui pemiliknya merupakan anggota yang bertugas di Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Sulsel berinisial AAT.

“Mau buka puasa jadi saya parkir di situ (Jalan Pendidikan). Kaca rusak, surat-surat (dalam mobil) aman, ” kata AAT.

Baca: https://enewsindonesia.com/propam-polda-sulsel-periksa-oknum-anggota-ditres-narkoba-terkait-dugaan-86/

Sementara itu, Kasat Reskrim Polrestabes Makassar, AKBP Ridwan JM Hutagaol mengatakan, pemilik mobil Agya memarkir kendaraanya di Jalan Pendidikan untuk pergi Bukber.

“Korbannya pemilik mobil wanita warga Maros. Macet jadi dia parkir di situ hendak pergi Bukber. Kemudian dijemput temannya naik motor, Namun saat pulang konsisi mobil sudah pecah,” kata Hutagaol kepada awak media.

Akibatnya, kata dia, kaca mobil bagian depan dan belakang sebelah kanan mengalami pecah. Sementara kaca depan dan belakang juga rusak akibat lemparan batu.

Baca juga: https://enewsindonesia.com/peran-putra-bone-di-psm-makassar-motivasi-pesepak-bola-bone/

“Kaca depan sebelah kanan. Korban wiraswasta. Masih syok dia minta pertolongan. Kita bawa ke Polrestabes untuk buat laporan polisi. Pelaku masih dikejar,” tandasnya.

Hingga saat ini, situasi di Kampus UNM masih terjadi kericuhan. Petugas kepolisian berusaha masuk menerobos untuk membubarkan para massa aksi.

(Andi Akbar)





Tinggalkan Balasan