ENEWS, BONE •• Pemerintah Kabupaten Bone secara resmi menyerahkan Surat Keputusan (SK) Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Paruh Waktu kepada 4.411 tenaga honorer dalam sebuah upacara di Lapangan Merdeka Watampone, Kecamatan Tanete Riattang, Rabu (24/12/2025).
Bupati Bone Andi Asman Sulaiman menegaskan, perubahan status tersebut disertai peningkatan kesejahteraan, dengan gaji minimal Rp1 juta per bulan bagi PPPK Paruh Waktu mulai tahun 2026.
Pemerintah Kabupaten Bone telah mengalokasikan anggaran sekitar Rp52 miliar khusus untuk pembayaran gaji PPPK Paruh Waktu.
“Saya tegaskan, mulai 2026 tidak boleh lagi ada PPPK Paruh Waktu di Bone yang menerima gaji di bawah Rp1 juta per bulan,” kata Andi Asman dalam sambutannya.
Ia mengajak seluruh penerima SK untuk mensyukuri perubahan status tersebut, namun tetap menjaga etos kerja, kedisiplinan, dan kerendahan hati dalam melayani masyarakat.
Ia juga berharap ke depan ada regulasi baru yang memungkinkan PPPK Paruh Waktu diangkat menjadi PPPK penuh waktu.
Adapun rincian penerima SK PPPK Paruh Waktu terdiri dari 3.687 Tenaga Teknis, 450 Tenaga Kesehatan, dan 274 Tenaga Guru. Selain itu, terdapat 1.545 PPPK yang menerima perpanjangan perjanjian kerja.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh BKPSDM Kabupaten Bone ini turut dirangkaikan dengan sejumlah agenda kepegawaian, antara lain pelantikan 2 Pejabat Administrator, 1 Pejabat Pengawas, serta 273 pengangkatan pertama Jabatan Fungsional, dan 18 penyesuaian nomenklatur Jabatan Fungsional.
Pemkab Bone juga memberikan Penghargaan Satyalancana Karya Satya kepada ASN berprestasi, masing-masing 16 PNS masa kerja 30 tahun, 7 PNS masa kerja 20 tahun, dan 148 PNS masa kerja 10 tahun.
Selain itu, diberikan LHKPN Award kepada wajib lapor terbaik berdasarkan penilaian KPK, serta Penghargaan PNS Teladan kepada ASN dengan kinerja dan dedikasi tinggi, termasuk Penyuluh Pertanian Teladan dan Pengelola RPH/Inseminator Teladan.
Sebelum naik ke podium, Bupati Bone Andi Asman Sulaiman yang didampingi Wakil Bupati Andi Akmal Pasluddin tampak menyapa satu per satu peserta, menambah kesan humanis dalam momentum bersejarah bagi ribuan tenaga honorer tersebut. (Red)






