Terduga Pelaku Sabu AR Pejabat Desa? Ini Kata Sekdes Polewali

Terduga pelaku AR saat diringkus polisi. (Dok. ENews)

ENEWS, BONE • Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Polewali, Kecamatan Sibulue, Suhardian Pratama membantah terduga pelaku penyalahgunaan sabu berinisial AR yang merupakan warga setempat adalah kepala dusun.

“Maaf pak, dia (AR. Red) bukan kepala dusun, tidak ada penjaringan dalam beberapa bulan terakhir,” kata Suhardian melalui pesan instan kepada ENews Indonesia, Selasa (25/11/2025).

banner 728x250

Meski demikian, sumber awal ENews Indonesia yang menyebut terduga pelaku merupakan pejabat desa juga tetap pada pendiriannya.

“Sebelumnya, bapaknya yang jabat (kadus. Red), tapi sekarang dia yang ganti sekarang. Dia (AR. Red) sudah sering ngantor,” sebutnya.

Sebelumnya diberitakan, seorang pria berinisial AR diringkus polisi atas dugaan penyalahgunaan narkoba jenis sabu. AR ditangkap di gerbang BTN Puri Mutiara Indah, Jalan Kinibalu, Kota Watampone, Kabupaten Bone, sekitar pukul 23.00 Wita, Senin (24/11/2025).

Belum diketahui pasti peran AR dalam jaringan peredaran sabu tersebut. Ketika diwawancara ENews Indonesia, AR memberikan keterangan yang berubah-ubah.

“Saya cuma disuruh, Pak, sama teman-teman di Persibo,” ucap AR dengan tangan terikat.

Informasi yang dihimpun menyebutkan AR merupakan warga Dusun Tempe-Tempe, Desa Polewali, Kecamatan Sibulue.

Ia baru dua bulan menjabat sebagai kepala dusun. Selain itu, sejumlah warga mengenal AR sebagai pemasok sabu di wilayah Kecamatan Cina dan sekitarnya.

“Dulu dia penyuplai utama sabu untuk Desa Arasoe, Cinennung, dan sekitarnya. Saya kira dia sudah berhenti, ternyata makin menjadi,” ujar seorang sumber ENews Indonesia yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan, Selasa (25/11). (Red)





Tinggalkan Balasan