ENews, Bone •• Ketua Sompung Lolona Cenrana, Irham Ihsan menyoroti maraknya peredaran gelap narkoba dan minuma keras (Miras) di Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone yang semakin mengkhawatirkan.
Menurut Irham, para pelaku penyalahgunaan narkoba dan penjual miras semakin meraja lela dan bebas melakukan aksinya.
Parahnya kata Irham, aparat penegak hukum (APH) terkesan acuh dengan hal tersebut.
“Kalau disorot, APH bergerak lagi tapi terkesan cuma lepas tanggung jawab. Beberapa bulan kemudian diam lagi,” ujarnya kepada ENews Indonesia, Selasa (22/7/2025).
Mewakili komunitas pemuda Sompung Lolona Cenrana, Irham melayangkan pernyataan sikap sebagai bentuk keprihatinan peredaran narkoba dan miras yang semakin tidak terkendali di Kecamatan Cenrana.
Berikut Pernyataan Sikap Somung Lolona Cenrana;
PERNYATAAN SIKAP
Bismillahirrahmanirrahim,
Kami dari Sompung Lolona Cenrana, sebagai bagian dari masyarakat yang peduli terhadap keselamatan sosial, moralitas generasi muda, dan masa depan Kecamatan Cenrana, menyatakan sikap serta keprihatinan yang mendalam atas maraknya peredaran narkoba dan minuman keras (alkohol) yang kini semakin hari semakin tidak terkendali.
Fenomena ini bukan lagi sekadar isu tersembunyi, ini adalah realita pahit yang telah menjadi rahasia umum, namun ironisnya tampak kurang mendapat perhatian serius dari pihak-pihak yang seharusnya bertanggung jawab.
Selama ini kami tidak tinggal diam. Kami berupaya memantau, mencermati, dan berharap akan adanya tindakan nyata dari pihak kepolisian, khususnya Polsek Cenrana, yang menurut fungsinya adalah sebagai pengayom dan pelindung masyarakat.
Namun, dengan segala hormat, kami merasa bahwa tindakan yang dilakukan sejauh ini belum cukup tegas, belum greget, dan terkesan stagnan.
Lebih khusus lagi, dalam hal peredaran narkoba, kami mengetahui adanya oknum bandar yang telah lama beroperasi di wilayah ini dan sangat sulit untuk ditangkap.
Masyarakat pun mulai bertanya-tanya, apa sebenarnya yang menjadi penghalang?
Apakah karena ada pembiaran?
Apakah karena ada yang membekingi?
Ataukah memang ada kekuatan tertentu yang tidak tersentuh?
Kami tidak menuduh siapa pun, namun sebagai bagian dari rakyat, kami berhak bertanya dan mendesak kejelasan.
Karena bila masyarakat awam saja sudah bisa mengidentifikasi keberadaan para pelaku, mengapa justru aparat seolah-olah tidak berdaya?
Sementara itu, penjualan minuman keras secara bebas juga menjadi ancaman serius. Selain melanggar hukum, hal ini merusak moral generasi muda, mengganggu ketertiban umum, serta meningkatkan potensi kriminalitas di tengah masyarakat.
Oleh karena itu, kami menyerukan dan menuntut;
1. Peningkatan pengawasan, patroli, dan penindakan tegas terhadap peredaran narkoba dan miras di wilayah Kecamatan Cenrana;
2. Razia rutin dan terbuka terhadap tempat-tempat yang dicurigai menjadi titik distribusi;
3. Tindakan hukum tanpa pandang bulu, termasuk kepada pelaku-pelaku besar yang selama ini terkesan tidak tersentuh;
4. Kolaborasi aktif antara aparat, tokoh masyarakat, tokoh agama, dan komunitas lokal dalam membangun kekuatan sosial bersama untuk mencegah dan melawan narkoba;
5. Transparansi dan akuntabilitas kinerja aparat penegak hukum di wilayah Cenrana, agar kepercayaan masyarakat dapat terjaga.
Kami tidak ingin hanya menjadi penonton atas kehancuran generasi kami sendiri.
Kami ingin bergerak, bersuara, dan mengingatkan bahwa masa depan Cenrana ada di tangan kita bersama.
Semoga Allah SWT memberi kekuatan dan keberanian kepada semua pihak untuk bersikap adil, amanah, dan berpihak pada kebenaran.
Wassalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Cenrana, [21 Juli 2025]
Hormat kami,
Irham Ihsan
SOMPUNG LOLONA CENRANA.






