ENEWS BONE •• Kabid Humas Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) Kombes Pol Didik Supranoto mengungkapkan, Rudy S Gani tewas ditembak di bagian bawah mata kanan.
“Hasil autopsi, korban mengalami luka tembak di bagian muka bawah mata kanan, kemudian peluru bersarang di tulang leher,” ungkap Didik di hadapan awak media, Kamis (2/1/2025).
Selain itu, Tim Laboratorium Forensik (Labfor) Polda Sulsel telah meneliti proyektil peluru yang bersarang di tulang leher korban. Hasilnya, peluru tersebut bukan dimuntahkan dari jenis senjata api.
“Proyektil dibawa ke Labfor dan pihak Labfor menyatakan peluru itu merupakan peluru senapan angin, bukan senjata api,” ujar Didik.
“Pelurunya kaliber 8 milimeter, sekarang masih dalam penyelidikan,” sambungnya.
Saat ini, polisi masih memburu pelaku penembakan pengacara Rudy S Gani. Polisi telah mengerahkan tim khusus untuk menyelidiki kasus ini.
Sebelumnya diberitakan, seorang pria bernama Rudy S Gani (49), warga Kaluku Bodoa, Kecamatan Tallo, Kota Makassar menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK).
Kejadian terjadi sekira pukul 22.30 Wita, Selasa (31/12/2024) di Desa Pattukulimpoe, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone.
Korban yang berprofesi sebagai pengacara tersebut dinyatakan meninggal dunia di Puskesmas Lappariaja.
(Mimienk Lee)






