Kolaka  

PT Vale Panen Demplot Padi Berkelanjutan di Kolaka

Foto: Perwakilan PT Vale Indonesia Tbk bersama pemerintah daerah dan perwakilan Kementerian Koordinator Bidang Pangan melakukan panen bersama pada program demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Senin (8/3/2026). Program ini menjadi bagian dari upaya mendukung ketahanan pangan nasional. (Dok. Andriana)

ENEWS, KOLAKA ••》PT Vale Indonesia Tbk menggelar panen bersama program demplot padi berkelanjutan di Desa Puubunga, Kecamatan Baula, Kabupaten Kolaka, Senin (8/3/2026).

Program ini merupakan bagian dari upaya perusahaan mendukung ketahanan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.



Kegiatan tersebut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Kolaka Akbar, jajaran Forkopimda, serta Deputi Bidang Koordinasi Usaha Pangan dan Pertanian Kemenko Pangan, Widiastuti.

CEO PT Vale Indonesia Tbk, Bernardus Irmanto, mengatakan program demplot padi berkelanjutan menjadi bagian dari komitmen perusahaan dalam mendorong pembangunan berkelanjutan di sekitar wilayah operasional.

“Program ini merupakan bagian dari pendekatan kami untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani melalui inovasi pertanian yang adaptif dan ramah lingkungan,” ujarnya.

Program tersebut merupakan kelanjutan dari penanaman perdana yang dilakukan pada November 2025 di tiga desa binaan perusahaan, yakni Desa Puubunga dan Puubenua di Kecamatan Baula serta Desa Lamedai di Kecamatan Tanggetada.

Total lahan demplot yang dikembangkan mencapai 36 are, terdiri dari 10 are budidaya organik dan 26 are budidaya konvensional.

Program ini juga menguji beberapa varietas unggul, di antaranya PR25, PR107, Bujang Marantau, Trisakti, Menthik Wangi, dan Menthik Susu.

Selain itu, diterapkan teknologi Perennial Rice dan sistem Salibu yang memungkinkan panen berulang tanpa penanaman ulang hingga delapan kali dalam satu kali tanam, sehingga mampu menekan biaya produksi hingga sekitar 50 persen.

Head External Relation Growth PT Vale Indonesia Tbk, Endra Kusuma, mengatakan program tersebut tidak hanya meningkatkan produktivitas, tetapi juga mentransfer pengetahuan dan teknologi pertanian kepada petani.

Sementara itu, Sekda Kolaka Akbar mengapresiasi kontribusi PT Vale dalam mendukung program ketahanan pangan di daerah.

“Jika semakin banyak perusahaan yang terlibat dalam program seperti ini, maka target swasembada pangan nasional akan lebih cepat tercapai,” katanya.

Hasil panen menunjukkan perkembangan positif. Pada lahan organik seluas 10 are, varietas Trisakti menghasilkan panen hingga 6,9 ton.

Sementara pada lahan konvensional seluas 26 are, total produksi mencapai sekitar 15 ton dari enam varietas yang diuji.

Program pemberdayaan pertanian PT Vale sendiri telah berjalan sejak 2021 dan hingga Oktober 2025 telah melibatkan 55 petani, termasuk sembilan petani perempuan di wilayah Kolaka. (Andriana Lestari)





Tinggalkan Balasan