Polisi Ungkap Penyerangan Viral di Bone, Tiga Pelaku Sudah Ditahan

Ketgam: Polisi mengamankan tiga terduga pelaku penyerangan kios stiker, sementara satu pelaku lainnya masih buron. Penangkapan dilakukan setelah pelaku terdeteksi kembali ke Bone usai sempat melarikan diri ke Kolaka. Aksi penyerangan sebelumnya terekam CCTV dan viral di media sosial.

ENEWS, BONE ••》Upaya pelarian salah satu terduga pelaku penyerangan kios stiker berakhir di Pelabuhan Penyeberangan Bajoe, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel), Jumat (1/5/2026).

Pelaku ditangkap Tim Resmob Polres Bone saat turun dari kapal ferry, setelah sebelumnya kabur ke Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara.



Kasat Reskrim Polres Bone, AKP Alvin Aji K, mengatakan pelaku sempat melarikan diri ke luar daerah sebelum kembali ke Bone.

“Berdasarkan hasil pengembangan, pelaku sempat kabur ke Kolaka. Kami mendapat informasi yang bersangkutan kembali ke Bone, sehingga dilakukan pemantauan di pelabuhan,” ujarnya, Jumat (1/5/2026).

Petugas yang telah bersiaga langsung mengidentifikasi pelaku saat penumpang turun dari kapal. Pelaku kemudian disergap tanpa perlawanan.

Polisi menyebut, penyerangan dilatarbelakangi motif balas dendam. Salah satu pelaku diduga pernah menjadi korban pengeroyokan di sebuah minimarket di wilayah Bone.

Hingga kini, tiga terduga pelaku telah diamankan di Mapolres Bone. Polisi turut menyita barang bukti satu bilah senjata tajam jenis samurai. Satu pelaku lainnya masih dalam pengejaran.

Diketahui, kasus ini berkaitan dengan video viral rekaman CCTV berdurasi 1 menit 24 detik yang memperlihatkan aksi penyerangan terhadap Taslim (22) di Jalan Lapawawoi KR Sigeri, Kelurahan Macege, Kecamatan Tanete Riattang Barat, Rabu (29/4/2026) subuh.

Dalam rekaman, korban diserang sejumlah orang bersenjata tajam saat berada di depan ruko. Warga sekitar tidak berani mendekat karena pelaku membawa senjata.

Korban mengalami luka serius dan sempat menjalani perawatan medis sebelum melapor ke polisi. Perkara ini tercatat dalam laporan polisi Nomor LP/251/IV/2026/SPKT/Res Bone/Polda Sulawesi Selatan.

Polisi masih memburu satu pelaku lain dan mengimbau masyarakat yang memiliki informasi untuk segera melapor. (REDAKSI)





Tinggalkan Balasan