PKB Gandeng IPNU Hijaukan Sulsel

Foto: Ketua Fraksi PKB Zulfikar Limolang (kaos hitam) saat menyerahkan langsung bantuan pohon bibit kepada ketua DPW IPNU Sulsel A.M. Asnan Suardi didampingi Sekertaris Muhammad Akbar Nur serta anggota. (Kambel)

ENEWS, Makassar – Anggota DPRD Provinsi Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menyalurkan ribuan bantuan bibit pohon guna mendukung program penghijauan dan pelestarian lingkungan di Sulawesi Selatan.

Penyerahan bantuan tersebut dilakukan oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel, Zulfikar Limolang, di Kantor DPW PKB Sulsel, Jalan Prof. Basalamah, Kota Makassar, Sabtu (20/12/2025).

banner 728x250

Zulfikar menyerahkan langsung bibit pohon mangga dan rambutan kepada Ketua DPW Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Sulsel A.M. Asnam Suardi, didampingi Sekretaris Muhammad Akbar Nur serta anggota Muhammad Arif.

Asnam Suardi menyampaikan bahwa penanaman bibit akan dilakukan secara bertahap.

Tahap pertama akan dilaksanakan di Kota Makassar dengan jumlah sekitar 100 pohon, kemudian dilanjutkan ke Kabupaten Maros.

Selanjutnya, bibit yang tersisa akan disebarluaskan ke sejumlah cabang IPNU di berbagai daerah.

“Penanaman akan kami lakukan secara bertahap. Dimulai di Kota Makassar, lalu ke Kabupaten Maros, dan insyaallah sisanya akan disebar ke beberapa cabang,” ujar Asnam.

Ia menambahkan, total bantuan yang diterima mencapai sekitar 600 bibit pohon mangga dan rambutan.

Bibit tersebut berasal dari Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS) Jeneberang Saddang yang dimediasi oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Sulsel.

Sementara itu, Zulfikar Limolang menegaskan pentingnya keterlibatan anak muda, aktivis, dan masyarakat sipil sebagai energi baru dalam mendorong perubahan kebijakan ekologis.

Menurutnya, PKB telah lama menyuarakan isu-isu lingkungan dan perubahan kebijakan ekologis.

Saat ini, nilai-nilai moral tersebut harus diterjemahkan ke dalam kebijakan struktural yang melindungi lingkungan sekaligus menjamin keberlanjutan hidup manusia.

“Kawan-kawan di DPR RI dari PKB juga terus mendorong perbaikan regulasi, termasuk revisi Undang-Undang Kehutanan agar selaras dengan putusan Mahkamah Konstitusi terkait pengakuan hutan adat,” ujar alumni Universitas Muslim Indonesia tersebut.

Selain itu, PKB berkomitmen mendukung pengetatan perizinan dan sanksi terhadap pelanggaran lingkungan, penguatan Undang-Undang Masyarakat Hukum Adat, penghentian izin yang merusak kawasan hulu dan daerah aliran sungai, restorasi lahan kritis, serta penyelamatan mangrove sebagai benteng ekologi wilayah pesisir.

Program penyaluran bibit pohon ini diharapkan dapat memperkuat kesadaran kolektif masyarakat akan pentingnya menjaga lingkungan hidup dan keberlanjutan ekosistem di Sulawesi Selatan.

(M. Jufri)





Tinggalkan Balasan