Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia Resmi Dideklarasikan, Apakah ini Saingan IDI?

ENEWSINDONESIA.COM, JAKARTA – Sekumpulan dokter membentuk sebuah organisasi baru yang menghimpun Dokter yagg ada di Indonesia.

Organisasi baru ini bernama Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia (PDSI) yang dideklarasikan hari ini, Rabu (27/4) dan diketuai oleh Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto yang juga mantan Staf Khusus Mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto.

     
 

Anggota PDSI disebut sudah tersebar di seluruh provinsi Indonesia dengan setidaknya 514 kabupaten atau kota.

PDSI juga telah mengantongi izin SK Kemenkumham No. AHU003638.AH.01.07.2022 tentang Pengesahan Pendirian Perkumpulan Dokter Seluruh Indonesia.

Adapun Visi dari organisasi ini adalah menjadi pelopor reformasi kedokteran Indonesia yang menjunjung tinggi kesejawatan, serta berwawasan Indonesia untuk dunia demi meningkatkan taraf kesehatan masyarakat.

Dan Misinya adalah ;

1. Mengayomi dokter dengan bersinergi bersama rakyat dan pemerintah dengan membentuk organisasi dokter yang profesional,

2. Meningkatkan taraf kesehatan rakyat Indonesia dan kesejahteraan anggota,

3. Mendorong inovasi anak bangsa di bidang kesehatan berwawasan Indonesia untuk dunia.

Ketua Umum PDSI, Brigjen TNI (Purn) dr. Jajang Edi Priyanto mengatakan bahwa segenap masukan yang konstruktif tentu pihaknya terima dengan senang hati dan justru itu yang sangat diharapkan.

“Kami menyadari bahwa profesi dokter memang bertujuan memajukan taraf kesehatan masyarakat, bukan hanya semata-mata urusan dokter. Oleh sebab itu, kami senantiasa berkomitmen untuk bekerjasama dengan pihak legislatif, eksekutif, dan yudikatif,” terang dr. Jajang dalam keterangan tertulisnya, Rabu (27/4).

dr. Jajang menambahkan bahwa pihaknya juga menjunjung tinggi kewenangan Konsil Kedokteran Indonesia (KKI), sebagai wakil negara dalam mengurus sertifikasi, pendidikan dokter berkelanjutan, hal – hal terkait pendidikan, serta pembinaan praktik kedokteran.

“Sudah saatnya asosiasi medis hanya fokus pada oerlindungan hukum dan kesejahteraan, lazimnya asosiasi medis di negara maju lainnya. Sudah saatnya asosiasi medis bekerja secara profesional dengan bekerja sama dengan pemerintah dan masyarakat,” ujar dr. Jajang.

Dirinya mengajak untuk menyongsong dunia kedokteran Indonesia yang baru yang lebih maju, bermartabat, adil, serta hanya terfokus demi kemajuan taraf kesehatan masyarakat semata.

Juranalis: Abdul Gafur

 

Tinggalkan Balasan