ENEWS, BONE •• Realisasi penyaluran pupuk subsidi di Kabupaten Bone saat ini Urea 26.328 ton, NPK 28.343 ton, NPK Formula Khusus 54 ton, dan Organik 686 ton dengan total 55.411 ton atau 38% dari alokasi pupuk subsidi tahun 2025 sejumlah 147.347 ton.
Hal itu diungkapkan Account Executive Perwakilan PT Pupuk Indonesia, Syarifuddin saat gelaran Temu Kios Pupuk Subsidi se Kabupaten Bone di Hotel Novena yang dihadiri 142 kios resmi pupuk di Bone dan 6 distributor, Selasa (10/6/2025).
“Stok pupuk subsidi di Kabupaten Bone Urea 4.851 ton, NPK 6.145 ton, NPK Formula Khusus 306 ton, dan Organik 324 ton dengan total 11.626 ton. Jumlah stok tersebut sangat mencukupi untuk kebutuhan petani bulan Juni 2025,” jelas Syarifuddin dalam sambutannya.
Syarifuddin menegaskan, semua kios pupuk wajib menyediakan stok pupuk subsidi minimal untuk kebutuhan petani selama 1 minggu.
“Saat ini penyaluran pupuk subsidi dari kios ke petani melalui aplikasi iPubers yang memudahkan petani dalam menebus pupuk subsidi. Petani cukup datang ke kios dengan membawa KTP untuk selanjutnya diinput di aplikasi iPubers,” terangnya.
“Realokasi pupuk bersubsidi untuk sektor Pertanian tahun anggaran 2025 alokasi pupuk subsidi Provinsi Sulawesi Selatan ditetapkan Urea 424.887 ton, NPK 386.743 ton, NPK Formula Khusus 38.825 ton, dan Organik 62.266 ton,” jelasnya.
“Alokasi pupuk subsidi untuk Kabupaten Bone yaitu Urea 78.785 ton, NPK 64.372 ton, NPK Formula Khusus 1.340 ton, dan Organik 2.850 ton,” sambungnya.
Dikatakannya, Kabupaten Bone saat ini memasuki musim penanaman kedua tahun 2025.
Untuk itu, PT Pupuk Indonesia mengimbau kepada seluruh petani yang terdaftar dalam RDKK untuk segera menebus pupuk subsidi yang sesuai alokasi atau kuota masing-masing petani.
Selain itu, ia mengaku berkomitmen mendukung pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional melalui kesiapan stok dan kelancaran distribusi pupuk subsidi. (Red)






