Masjid di Desa Barumbung Polman Dapat Bantuan Ratusan Juta dari Seorang Pengusaha

Foto: Pengusaha Interior Design, Jamaluddin (kemeja hitam) saat melaksanakan peletakan batu pertama renovasi masjid di Desa Barumbung Polman. (ENews)

ENEWS, POLMAN •• Pengusaha Interior Design, Jamaluddin yang sukses di Ibu kota Jakarta menyisihkan separuh hartanya untuk merenovasi masjid yang ada di tanah kelahirannya di Desa Barumbung Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar).

Jamaluddin menyumbang ratusan juta rupiah demi perluasan dan pembangunan Masjid Nurul Huda yang berada di Dusun Lemogamba.



Pengusaha yang sudah puluhan tahun merantau ke Ibu Kota Jakarta itu mengaku sudah lama mempunyai niat untuk merenovasi masjid di kampung halamannya dan akan menyisihkan separuh hartanya untuk perbaikan masjid.

Jamaluddin dikenal sebagai pengusaha yang dermawan ini bahkan sengaja hadir untuk melakukan peletakan batu pertama, menandai pembangunan dan perluasan masjid dimulai.

Tahun ini pengurus masjid dan masyarakat sepakat melakukan renovasi besar-besaran setelah salah seorang pengusaha dermawan menyumbang dana untuk membiayai renovasi rumah ibadah tersebut.

Atas upaya itu, jika ada masyarakat yang ingin ikut berpartisipasi dalam pembangunan masjid tersebut untuk menghubungi panitia pembangunan masjid.

Imam Masjid Nurul Huda, Abdul Aziz mengatakan, renovasi mesjid ini untuk memperluas bangunan masjid karena masjid tersebut sudah tidak dapat menampung jamaah apalagi saat hari besar keagamaan.

“Kalau hari besar keagamaan itu jamaah sudah menggunakan halaman masjid untuk shalat, karena masjid sudah tidak bisa menampung jamaah, makanya kita renovasi,” kata Abdul Aziz kepada Media, Senin (2/6/2025).

Menurutnya, Masjid Nurul Huda yang dibangun sejak tahun 1960 sudah direnovasi sebanyak empat kali, namun kali ini merupakan renovasi terbesar yang diperkirakan akan menelan anggaran hingga ratusan juta.

“Renovasi pertama itu sekitar tahun 1980, renovasi yang kedua itu sekitar tahun 2000an, kemudian yang ketiga sekitar tahun 2022 kita tambah bagian teras dan atap. Tahun ini termasuk renovasi terbesar,” ujarnya.

Ia menjelaskan, jika masjid ini di desain moderen, meski demikian renovasi masjid tidak akan merubah struktur bangunan utama, untuk tetap menjaga ciri khas masjid tersebut.

“Ada donaturnya namanya Jamaluddin, renovasinya itu perbaikan model dan memperluas bangunan masjid,” jelasnya.

Antusias warga menyambut renovasi Masjid ini sangat tinggi, sejak awal rencana pembangunan warga gotong royong untuk melakukan renovasi Masjid.

(Hasbi W)





Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan