Mahasiswa UMI–BNNP Sulsel Kolaborasi Cegah Narkoba

Foto: Kepala BNNP Sulsel Kombes Pol Ardiansyah (tengah/memakai PDH BNNP) bersama sejumlah mahaswa UMI Makassar. (Angki)

ENEWS, MAKASSAR ••》Perwakilan Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar bersama sejumlah mahasiswa asal Kabupaten Bone yang tergabung dalam Kerukunan Mahasiswa Bone (KMB) Lamellong melakukan kunjungan ke Kantor BNN Provinsi Sulawesi Selatan (BNNP Sulsel) pada Selasa, 20 Januari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan dalam rangka membangun kerja sama terkait rencana seminar pencegahan penyalahgunaan narkoba yang direncanakan akan dilaksanakan setelah Hari Raya Idulfitri.



Kegiatan tersebut dirancang sebagai upaya kolaboratif dalam pencegahan penyalahgunaan narkotika serta penanganan mahasiswa dan siswa yang berpotensi terdampak.

Ketua BEM UMI, Andi Riskullah Annang Nirwan menyampaikan bahwa seminar tersebut akan difokuskan pada kegiatan edukasi, sosialisasi, pendampingan, serta mekanisme rujukan dan penanganan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Melalui kegiatan ini, kami berharap terbangun komitmen bersama antara BNN dan UMI untuk melaksanakan program edukasi dan pencegahan narkoba secara berkelanjutan, melibatkan mahasiswa sebagai agen perubahan, serta memperkuat sistem dukungan bagi mahasiswa,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BNNP Sulsel, Kombes Pol Ardiansyah, S.I.K., M.H., menyambut baik kunjungan tersebut. Ia mengatakan, kehadiran perwakilan mahasiswa UMI dan Bone bertujuan untuk memohon dukungan serta kerja sama BNN dalam pelaksanaan sosialisasi narkotika dan obat-obatan terlarang yang akan digelar bertepatan dengan rangkaian kegiatan pengenalan mahasiswa baru UMI.

“Kami mengapresiasi inisiatif mahasiswa UMI yang menunjukkan komitmen kuat dalam upaya pencegahan penyalahgunaan narkoba di lingkungan perguruan tinggi. Ini langkah positif dan patut diapresiasi,” kata Ardiansyah.

Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis dalam mencegah penyalahgunaan narkotika, khususnya di lingkungan kampus. Ia berharap langkah yang dilakukan UMI dapat menjadi contoh bagi perguruan tinggi lain untuk turut aktif memerangi narkoba.

“Peredaran narkotika saat ini telah menyasar semua kalangan, mulai dari tingkat sekolah dasar hingga perguruan tinggi. Harapannya, bukan hanya UMI, tetapi kampus-kampus lain juga melakukan langkah serupa dengan dukungan pemerintah, sehingga dunia pendidikan benar-benar menjadi lingkungan yang bersih dari narkoba,” tutup Ardiansyah.

(Angki Perdana)





Tinggalkan Balasan