ENews, Wajo •• Pemerintah Kelurahan Atakkae dan masyarakat setempat menyambut hangat perbaikan Jalan Serikaya Sengkang, Kelurahan Atakkae, Kecamatan Tempe, Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan.
Berdasarkan pantauan ENews Indonesia, Lurah Atakkae, Ishak Baharuddin nampak turun langsung melakukan pengaturan kendaraan saat kontraktor pelaksana proyek tersebut mulai melakukan pemadatan jalan di area tanjakan.
“Saya merasa terpanggil untuk mengatur pengendara yang melintas, ini merupakan bentuk kesyukuran saya karna jalan ini telah dikerjakan,” ucap Lurah Atakkae, Selasa (14/10/25).
Ishak menuturkan bahwa jalan yang setiap hari dilalui oleh mayoritas warganya itu telah lama rusak dan butuh perbaikan. Hingga akhirnya barulah diperbaiki pada era kepemimpinan Andi Rosman dan dr. Baso Rahmanuddin (AR Rahman).
“Jalan ini sudah lebih 10 tahun tak tersentuh, alhamdulillah di era kepemimpinan AR Rahman akhirnya jalan ini diperbaiki,” tuturnya.
Lebih lanjut, kata Ishak, Jalan Serikaya merupakan salah satu akses menuju Saoraja La Tenri Bali atau yang lebih dikenal dengan sebutan Rumah Adat Atakkae.
“Saoraja La Tenri Bali merupakan ikon pariwisata budaya di Kabupaten Wajo yang di bangun pada tahun 1995. Selain itu, juga dikenal dengan sebutan Rumah 101 karena jumlah penyangga rumah ini sebanyak 101 tiang,” tutupnya.
Dalam bahasa suku Bugis, kata Saoraja sendiri berarti istana raja dan La Tenri Bali adalah nama seorang raja. Jadi, Saoraja La Tenri Bali adalah Istana Raja La Tenri Bali.
(Andi Ikbal)






