Sinjai  

Kopdes Merah Putih di Sinjai Baru Satu yang Berjalan, Janji Modal Rp3 Miliar Belum ada

Foto: Kepala Dinas Koperasi, UKM, dan Tenaga Kerja Kabupaten Sinjai, Muh Ramlan Hamid. (Dok. Anto/ENews)

ENews, Sinjai •• Peluncuran Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih di seluruh Indonesia sepekan lalu oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto rupanya belum maksimal atau tidak berjalan sepenuhnya. Khusus di Kabupaten Sinjai saja, baru satu Kopdes yang bergerak aktif.

Kopdes Merah putih itu adalah Desa Buhung Pitue, Kecamatan Pulau Sembilan yang menjalankan usaha perdagangan sembako. Itupun, modal simpanan dari anggota koperasi tanpa modal awal Rp3 Miliar yang dijanjikan pemerintah.



Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Sinjai, Ramlan mengaku Kopdes Merah Putih baru satu desa di Sinjai yang menjalankan program nasional itu, meski yang lainnya masih menunggu regulasi.

“Dari 80 koperasi Merah Putih di Sinjai, Baru satu desa yang berjalan yakni Desa Buhung Pitue dengan jenis usaha perdagangan sembako menggunakan modal simpanan anggota dan dilaunching bertepatan di Hari Koperasi 12 Juli 2025 lalu,” ujarnya saat dikonfirmasi di ruang kerjanya, Senin (28/7/2025).

Ramlan menjelaskan, modal awal usaha Kopdes Merah Putih itu sebenarnya tidak langsung masuk ke rekening melainkan membuat proposal dan diajukan ke pihak Bank.

Dari pengajuan itu, pihak meneliti berkas jenis usaha seberapa layak nominal yang akan diberikan tetapi tidak melebihi dari Rp3 Miliar.

“Saya ingin sampaikan, pengurus Koperasi Merah Putih jangan salah kaprah bahwa uang itu langsung masuk ke rekening sebagai modal awal akan tetapi ada proses yang harus dilalui berupa pengajuan proposal pinjaman ke Bank,” ungkapnya.

Berdasarkan Undang-undang Koperasi Nomor 25 Tahun 1999 terang Ramlan, koperasi itu dibentuk untuk kepentingan orang banyak dengan jumlah 20 hingga 25 orang, melalui program pemerintah, desa difasilitasi untuk membentuk koperasi. Tujuannya adalah menggerakkan ekonomi di desa.

“Yang pastinya tujuan dibentuknya Koperasi Merah Putih ini dari program pemerintah untuk menggerakkan roda ekonomi di desa,” bebernya.

Ramlan menegaskan platform uang berupa modal awal yang disampaikan pemerintah sebesar Rp3 Miliar itu sudah ada di Bank.

“Jadi, di Sinjai itu ada uang di Bank BRI sebesar Rp3 Miliar dikali 80 Koperasi merah putih. Jadi uang itu sudah siap,” sebutnya.

Lain halnya yang disampaikan Kepala Pimpinan Cabang BRI Sinjai, H Dandy Wardana. Ia mengungkapkan bahwa uang modal awal sebesar Rp3 Miliar itu belum ada dari Pemerintah pusat.

“Modal awal untuk Kopdes Merah Putih di Sinjai itu belum ada, namun kami dari perbankan tetap akan menunggu petunjuk teknis dan petunjuk pelaksanaannya dari Pemerintah,” pungkasnya.





Penulis: AsriantoEditor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan