ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan saat ini telah melakukan penelusuran hingga pemeriksaan beberapa kasus dugaan pelanggaran Pemilu di Kabupaten Bone.
1. Dugaan Oknum Pimpinan Baznas Bone terlibat Politik Praktis
Ketua Bawaslu Bone, Alwi memastikan pihaknya tengah melakukan penelusuran terkait dengan dugaan pelanggaran Pemilu yang menyeret nama Ketua Baznas Kabupaten Bone, H Zainal.
Saat dikonfirmasi, Alwi mengatakan saat ini masih dalam tahap penelusuran oleh pihak Bawaslu.
“Kami melakukan penelusuran (terkait dugaan Ketua Baznas Bone, H Zainal terlibat politik praktis),” ungkapnya, Selasa (9/1/2024).
Pihaknya, saat ini sementara dalam tahap pengumpukan bukti untuk memastikan peristiwa yang terjadi di Bendungan Ponre-ponre, Kecamatan Libureng lalu.
“Biar dulu kami kumpulkan bukti untuk memastikan peristiwanya,” ujarnya.
2. Dua oknum ASN diduga terlibat sosialisasi Caleg
Dua Oknum ASN yang sebelumnya diberitakan karena diduga terlibat melakukan politik praktis, kemarin telah menjalani pemeriksaan di Sentra Penegakan Hukum Terpadu (Gakkumdu), Senin (8/1/2023).
Alwi mengatakan saat ini masih melakukan pemeriksaan terhadap 2 oknum ASN tersebut bersama dengan sejumlah saksi-saksi.
“Iya benar, hari ini 5 orang sementara dimintai keterangannya, termasuk 2 oknum ASN tersebut,” kata Alwi.
Ditambahkannya, hari ini, Selasa (9/1/2024), Tim Gakkumdu masih melanjutkan pemeriksaan.
“Ada 4 orang yang telah dimintai keterangannya,” pungkas Alwi.
3. Oknum caleg diduga manfaatkan bantuan PKH untuk berkampanye
Tim dari Bawaslu Bone telah melakukan penelusuran di wilayah Kecamatan Kahu tetkait dugaan salah seorang caleg memanfaatkan PKH untuk berkampanye. Tapi, dikabrakan, sejumlah saksi di daerah tersebut memilih tutup mulut.
Kabar terbaru yang diterima redaksi Enewsindonesia.com, Tim Bawaslu Bone melanjutkan penelusuran di daerah lain di Kabupaten Bone terkait kasus ini. (Abdul Muhaimin)






