ENEWS WAJO •• Merasa diancam dan dihina, Pimpinan Redaksi (Pimred) media online Berita Wajo, Edi Sudirman (43), membuat pengaduan di Mapolres Wajo sekira pukul 11.00 Wita, Kamis 12 September 2024.
“Saya melakukan pengaduan ke Polres Wajo karna saya merasa terancam dan dihina,” sebutnya kepada Enews Indonesia.
Edi menjelaskan, aksi pengancaman dan penghinaan tersebut bermula ketika dirinya melakukan investigasi terkait adanya masyarakat yang mengeluhkan sewa lokasi pedagang kaki lima yang terlalu mahal.
“Pada saat tiba di lokasi, saya menemukan adanya keganjalan dimana pemilik salah satu toko di Jl. Andi Paggaru, Kelurahan Teddaopu Kecamatan Tempe, menyewakan lahan di depan tokonya yang diduga merupakan bahu jalan karena posisi tempat penjualan berada di atas drainase,” bebernya.
Naasnya, investigasi yang dilakukan Edi justru mendapat tekanan yang diduga dilakukan oleh pemilik Toko Azka dimana tempat lokasi yang dikeluhkan warga tersebut.
Edi mengaku mendapat kalimat kurang sedap (pengancaman dan penghinaan) oleh pemilik toko.
“Kau pecundang, berapa dibayarkan ko, Lajattappa (muka jelek. red), wartawan buajako (wartawan rakus/serakah. red).” ucap Edi menirukan perkataan oknum tersebut saat berkomunikasi melalui pesan singkat Whatsapp pada Kamis (12/9/2024).
Terpisah, Kasat Reskrim Polres Wajo, Iptu Alvin Aji Kurniawan menyampaikan bahwa setiap pengaduan yang masuk akan ditindak lanjuti sesuai dengan Standar Operasional Prosedur (SOP).
“Pengaduannya baru masuk mas, sementara kami lakukan penyelidikan, adapun lokasi yang diduga berada di area drainase, kami akan berkoordinasi dengan dinas terkait,” terang Alvin melalui pesan singkat Whatsapp kepada Enews Indonesia.
Sementara, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Wajo, Andi Pameneri juga menyampaikan bahwa pihaknya akan segera turun melakukan pengecekan ke lokasi.
Selain akan memeriksa IMB bangunan tersebut, ia juga mengingatkan akan adanya larangan penjualan di area jalan/irigasi.
“Kami di PUPR sudah mengadakan rapat, sementara kami bersurat ke Satpol PP untuk turun bersama di lokasi tersebut,” kuncinya.
Jurnalis Enews: Andi M Ikbal
Editor: Abdul Muhaimin






