banner 728x250

Gisel Tersangka, Nitizen : Akhirnya Bisa Tidur Nyenyak

ENEWSINDONESIA.COM | Kasus video syur yang menyeret nama Gisella Anastasia memasuki babak baru. Setelah Gisel mengakui bahwa dirinya adalah pemeran video tersebut, menjadikan Penyidik Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jaya akhirnya menetapkan Gisel tersangka, Jakarta, Selasa (29/12/20).

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol. Yusri Yunus membenarkan hal tersebut. Dikutip dari INDOZONE.ID, Yusri mengatakan bahwa Gisel dan seorang pria berinisial MYD sudah mengakui jika merekalah pemeran dari video syur tersebut.

banner 728x250

“GA mengakui, dikuatkan ahli forensik yang ada, ahli ITE yang ada, dan GA mengakui dan MYD juga mengakui bahwa memang itu yang ada di video tersebut,” terangnya.

Atas dasar pengakuan itu, sehingga menetapkan Gisel dan MYD menjadi tersangka oleh polisi dengan sangkaan pasal berkaitan dengan pornografi.

“Kemudian sekarang ini hasil gelar perkara yang kita lakukan kemarin menaikan status yang tadinya saksi ke GA dan MYD sebagai tersangka,” lanjutnya.

Video syur yang berdurasi 19 detik ini, sempat menghebohkan masyarakat. Pasca viralnya video tersebut, Polda Metro Jaya menetapkan dua tersangka penyebar video syur tersebut karena telah menyebarluaskan ke publik.

Atas pengakuan Gisel, memunculkan banyak komentar nitezen di dunia maya.

Seperti yang ada di Group Facebook Info Kejadian Bone (IKB). Hal ini di unggah pertama kali oleh akun Agung Pramono dengan link dari Fajar.co.id.

Sampai saat ini, postingan tersebut sudah mendapat puluhan tanggapan dan komentar.

Salah satu komentar yang membuat nitizen lain tertawa adalah komentar yang di unggah oleh akun OI.

Dia menulis “Oo jadi bgituji pale likak likuk naik turun putar ……..gisel. Akhirnya bisa tidur nyenyak malam ini.”

Sampai detik ini postingan dalam Group tersebut, terus mendapat tanggapan dan beragam komentar, hingga terus menjadi tranding.

Reporter : Andi Akbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *