Forbes Anti Narkoba Bone Ingatkan Pelajar SMAN 5 Bahaya Narkoba dan OOT

Ketgam: Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di hadapan pelajar SMAN 5 Bone pada kegiatan sosialisasi anti narkoba yang digelar di Desa Patangkai, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Jumat (5/6/2026). (Dok. ENews)
Ketgam: Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menyampaikan materi tentang bahaya penyalahgunaan narkoba di hadapan pelajar SMAN 5 Bone pada kegiatan sosialisasi anti narkoba yang digelar di Desa Patangkai, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Jumat (5/6/2026). (Dok. ENews)

ENEWS, BONE ••》Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone menggelar sosialisasi bahaya penyalahgunaan narkoba di SMAN 5 Bone, Desa Patangkai, Kecamatan Lappariaja, Kabupaten Bone, Jumat (5/6/2026).

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan pemahaman dan kesadaran para pelajar terhadap bahaya narkotika, obat-obatan terlarang, serta berbagai zat adiktif yang dapat merusak kesehatan dan masa depan generasi muda.



Dalam pemaparannya, Ketua Forbes Anti Narkoba Bone, Andi Singkeru Rukka, menjelaskan berbagai dampak negatif penyalahgunaan narkoba, mulai dari gangguan kesehatan, kerusakan mental, menurunnya prestasi belajar, hingga ancaman pidana bagi para pelaku penyalahgunaan dan peredaran narkotika.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor dalam upaya pencegahan narkoba dengan menjauhi lingkungan yang berpotensi menjerumuskan serta berani melaporkan jika menemukan indikasi penyalahgunaan narkoba di sekitarnya.

Selain membahas narkotika, Ketua I Forbes Anti Narkoba Bone, Muhammad Syamsuddin, menyoroti maraknya penyalahgunaan Obat-Obatan Tertentu (OOT) yang mulai beredar di kalangan remaja dan pelajar.

Menurutnya, obat-obatan seperti Tramadol dan sejumlah jenis obat keras lainnya kerap disalahgunakan karena relatif mudah diperoleh.

Padahal, penyalahgunaan obat tersebut dapat menimbulkan ketergantungan serta dampak kesehatan yang serius.

“Obat-obatan tertentu ini sering dianggap aman karena bentuknya obat. Padahal jika digunakan tidak sesuai aturan dan tanpa resep dokter, efeknya sangat berbahaya, bahkan dapat menimbulkan ketergantungan dan merusak masa depan penggunanya,” jelasnya.

Para siswa tampak antusias mengikuti kegiatan tersebut. Mereka aktif menyimak materi yang disampaikan dan terlibat dalam sesi diskusi serta tanya jawab.

Kepala SMAN 5 Bone, Drs. H. A. Harbin Nur, mengapresiasi kehadiran Forbes Anti Narkoba Bone yang telah memberikan edukasi langsung kepada para pelajar.

Menurutnya, materi yang disampaikan sangat relevan dengan kondisi yang dihadapi generasi muda saat ini, terutama terkait ancaman penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan tertentu.

“Kami berterima kasih kepada Forbes Anti Narkoba Bone atas edukasi yang diberikan. Materi yang disampaikan sangat bermanfaat karena memberikan gambaran nyata tentang berbagai ancaman yang dihadapi pelajar saat ini serta langkah-langkah pencegahannya,” ujarnya.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Forbes Anti Narkoba Kecamatan Lappariaja Mardatillah Latif, Ketua Forbes Kecamatan Lamuru Herman Kamal, dan Ketua Forbes Kecamatan Tellulimpoe Ridwan.

Sosialisasi ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran pelajar untuk menjauhi narkoba dan ikut berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang bersih dari penyalahgunaan narkotika. (Red)





Tinggalkan Balasan