Wajo  

Enam Bulan Usai Dilantik, Publik Pertanyakan Kinerja Direksi PT Wajo Energi Jaya

Ketgam: Ilustrasi identitas PT Wajo Energi Jaya (WEJ), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Wajo yang menjadi sorotan publik setelah lebih dari enam bulan sejak jajaran direksi periode 2025–2030 dilantik. Sejumlah warga meminta manajemen menyampaikan capaian kinerja dan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ilustrasi: ENews Indonesia.
Ketgam: Ilustrasi identitas PT Wajo Energi Jaya (WEJ), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) Kabupaten Wajo yang menjadi sorotan publik setelah lebih dari enam bulan sejak jajaran direksi periode 2025–2030 dilantik. Sejumlah warga meminta manajemen menyampaikan capaian kinerja dan kontribusi perusahaan terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD). Ilustrasi: ENews Indonesia.

ENEWS, WAJO ••》Memasuki lebih dari enam bulan sejak dilantik pada 31 Desember 2025, jajaran Direksi PT Wajo Energi Jaya (WEJ) periode 2025–2030 mulai menjadi sorotan publik. Sejumlah warga mempertanyakan sejauh mana realisasi program kerja yang dijanjikan serta kontribusi Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) tersebut terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Wajo.

Sorotan muncul karena hingga pertengahan Juli 2026, masyarakat mengaku belum memperoleh gambaran yang memadai mengenai capaian maupun perkembangan program yang dijalankan perusahaan daerah tersebut.



Salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya menilai sudah saatnya direksi menyampaikan laporan kinerja kepada publik sebagai bentuk akuntabilitas.

“Sebagai BUMD yang diharapkan menjadi motor penggerak sektor energi daerah, masyarakat tentu ingin mengetahui apa saja yang sudah dikerjakan, program apa yang sedang berjalan, dan bagaimana dampaknya bagi daerah,” ujarnya kepada ENews Indonesia, Selasa (14/7/2026).

Saat pelantikan, Pemerintah Kabupaten Wajo menargetkan PT Wajo Energi Jaya mampu mengoptimalkan potensi energi daerah, khususnya sektor gas bumi, sekaligus meningkatkan kontribusi terhadap PAD.

Manajemen perusahaan saat itu juga menyatakan komitmennya mengelola potensi energi secara profesional, transparan, dan berkelanjutan.

Namun, lebih dari satu semester berlalu, sebagian masyarakat menilai belum banyak informasi yang disampaikan kepada publik mengenai realisasi target tersebut.

Publik pun berharap manajemen PT Wajo Energi Jaya membuka laporan perkembangan kinerja, termasuk capaian program, proyek yang telah berjalan, kendala yang dihadapi, serta strategi yang disiapkan untuk mencapai target perusahaan hingga akhir tahun.

Keterbukaan informasi dinilai menjadi bagian penting dari tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance), mengingat PT Wajo Energi Jaya merupakan BUMD yang mengelola aset dan potensi strategis milik daerah.

Hingga berita ini diterbitkan, ENews Indonesia masih berupaya menghubungi jajaran Direksi PT Wajo Energi Jaya untuk memperoleh tanggapan terkait perkembangan kinerja perusahaan selama lebih dari enam bulan terakhir.

Apabila terdapat penjelasan atau klarifikasi dari pihak direksi, akan dimuat pada pemberitaan berikutnya sebagai bagian dari prinsip keberimbangan informasi. (Andi Ikbal)





Tinggalkan Balasan