ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE – Ketua Komisi 2 DPRD Majene, Hasriadi menyebut dana hasil minyak dan gas (migas) pulau Lerek-lerekang, Kabupaten Majene, Sulawesi Barat yang berjumlah 23 miliar dalam proses pengawasan pihanya. Dia mengungkapkan bahwa Pansus telah dibentuk.
“Dana hasil migas dari pulau Lerek-lerekang dikelola oleh Perusda. Dimana Perusda adalah pengawasan Komisi 2. Tetapi setelah Pansus dibentuk, saya tidak ingin menanggapi, takutnya jadi tumpang tindih. Lebih bagus konfirmasi ke Safaat selaku ketua pansus. Karena di pansus itu mempunyai daya penyelidikan,” terangnya saat dikonfirmasi,” Ahad (14/5/2023).
Dikonfirmasi terpisah, Safaat mengatakan bahwa DPRD Majene memang benar telah membentuk Pansus.
“Sesusai kesepakatan internal DPRD Majene bahwa kami telah membentuk Pansus yaitu Pansus A dan pansus B,” sebutnya.
Baca juga: https://enewsindonesia.com/mengaku-duda-kepada-janda-di-bone-oknum-polisi-dipolisikan/
Lebih lanjut Safaat menguraikan, Pansus A khusus mengurusi dan mengawasi utang dan Pansus B, soal parsial tentang perubahan anggaran termasuk Pulau Lerek-lerekang.
“Sampai saat ini kami sudah melaksanakan rapat, baik di internal, maupun mengundang pemerintah daerah, termasuk perusahaan daerah (perusda) yang menangani dana dari hasil pulau Lerek-lerekang,” ujarnya.
Baca juga: https://enewsindonesia.com/gerindra-daftrakan-caleg-serentak-seluruh-indonesia-kecuali-bone/
Safaat mengaku telah meminta data terkait dana hasil migas pulau Lerek-lerekang ke Perusda.
“Data yang kami minta ke Perusda sampai saat ini belum masuk ke meja Pansus, tapi dalam waktu tidak lama sekitar satu minggu kedepan, pimpinan Perusda sudah menyampaikan pemberitahuan ke Pansus bahwa datanya akan segera dimasukkan ke Pansus B,” imbuhnya.
“Apapun isu dan kabar diluar kami belum ingin menanggapi karena Pansus belum berakhir dan sementara bekerja,” tambahnya.
Sebelumnya diberitakan, beberaoa pihak dari masyarakat Kabupaten Majene meminta pihak Pemda untuk transparan terkait pengelolaan hasil migas pula Lerek-lerekang.
(Arfan Renaldi)






