ENEWSINDONESIA.COM, Morotai -Jelang pemilu 2024 Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pulau Morotai, Maluku Utara akan megginventarisasi semua data kependudukan yang belum masuk perekaman.
“Upaya yang kami lakukan ke depan untuk persiapan pelaksanaan pemilu. Ketika dimintai data, kami sudah siap dari sisi dokumen kependudukan,” ungkap kepala Dukcapil Drs. H. A. Rajak Lotar M. Si kepada Enewsindonesia.com, Kamis (08/9/2022).
Kendala kami, kata Rajak Lotar, adalah kesadaran masyarakat untuk melengkapi dokumen kependudukan.
“Pernah kami imbau bahkan turun di tiap kecamatan dan desa itupun kalau ada angaran lebih maka tim kami tetap stay sampai 3 minggu target pendataan perekaman harus selesai,” ujarnya.
Rajak Lotar mengatakan, berbeda dengan tahun 2011 – 2013, saat itu jumlah penduduknya masih kurang dan sekarang untuk rekaman e-KTP sudah 99.88 persen.
Dikatakan, untuk langkah inovasi yang kami ambil ialah inventarisasi dokumen kependudukan warga yang belum masuk dalam perekaman.
Dia menambahkan, jumlah penduduk Pulau Morotai sekarang yang tercatat tahun 2022 adalah 77.119 jiwa dan penduduk yang sudah pindah keluar daerah sejak Januari terhitung 1021 jiwa per 31 Agustus 2022.






