Sinjai  

Disdik Sinjai Kembalikan 1.858 Anak ke Sekolah

Foto: Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suaib saat memaparkan refleksi program di akhir tahun 2025 di depan awak media. (Dok. Anto)

ENEWS, SINJAI •• Kabar baik datang dari Disdik Sinjai, yang berhasil mengembalikan 1.858 anak untuk mengenyam pendidikan.

Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Sinjai berhasil mengembalikan 1.858 Anak Tidak Sekolah (ATS) untuk kembali mengenyam pendidikan.

banner 728x250

Program yang digagas Dinas Pendidikan Sinjai dengan nama Tasikolasi, atau Ayo Sekolah Lagi, ini mampu mengaktifkan kembali anak-anak putus sekolah mulai dari jenjang PAUD, SD, hingga SMP.

Keberhasilan ini merupakan hasil dari pendataan dan penelusuran langsung terhadap anak tidak sekolah, pendampingan keluarga, serta penyediaan akses pendidikan formal maupun nonformal.

“Alhamdulillah, dari data Anak Putus Sekolah per 31 Desember 2025, sebanyak 1.858 dari 2.799 anak putus sekolah kembali aktif mengenyam pendidikan,” ujar Kepala Dinas Pendidikan Sinjai, Irwan Suiab, kepada awak media saat menyampaikan refleksi akhir tahun pada Rabu, 31 Desember 2025.

Irwan Suaib memaparkan data ATS yang kembali aktif bersekolah di berbagai kecamatan, antara lain Sinjai Barat sebanyak 269 anak (terdiri dari anak yang Belum Pernah Bersekolah (BPB), berhenti bersekolah, dan anak Lulus Tidak Melanjutkan (LTM)), Sinjai Borong 116 anak, Sinjai Selatan 262 anak, Tellulimpoe 255 anak, Sinjai Timur 245 anak, Sinjai Tengah 211 anak, Sinjai Utara 281 anak, Bulupoddo 138 anak, serta Pulau Sembilan 56 anak.

Menurutnya, anak-anak tersebut difasilitasi untuk kembali bersekolah di satuan pendidikan formal maupun melalui jalur pendidikan kesetaraan sesuai dengan kondisi masing-masing.

“Langkah ini dilakukan sebagai bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin hak pendidikan setiap anak serta menekan angka putus sekolah,” pungkasnya.

Dinas Pendidikan menegaskan bahwa program penanganan anak tidak sekolah akan terus diperkuat guna mewujudkan pemerataan dan peningkatan kualitas pendidikan di Kabupaten Sinjai.

Reporter: Asrianto





Tinggalkan Balasan