Dirut PDAM Bantaeng Diadang Karyawan, Aksi Nyaris Ricuh

Ketgam: Ketegangan antara karyawan dan Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Eremerasa, Suwardi, di Bantaeng, Selasa (6/5/2026), saat upaya masuk kantor dihadang massa hingga memicu aksi saling dorong yang nyaris ricuh.

ENEWS BANTAENG — Direktur Utama Perumda Air Minum Tirta Eremerasa, Suwardi, dihadang puluhan karyawan saat hendak masuk ke kantor, Selasa (6/5/2026).

Aksi penolakan terjadi di halaman kantor usai terbitnya SK Bupati Bantaeng tertanggal 4 Mei 2026 yang mengaktifkan kembali Suwardi. Karyawan yang tergabung dalam Gabungan Aliansi PDAM membentuk barikade di pintu masuk.

Penolakan juga melibatkan aktivis buruh, mahasiswa, dan praktisi hukum. Mereka menilai pengaktifan kembali Suwardi tidak sejalan dengan aspirasi internal.

Sejumlah karyawati terlihat menangis saat aksi berlangsung. Massa menyuarakan penolakan secara terbuka dan meminta kebijakan tersebut ditinjau ulang.

Ketegangan meningkat ketika Suwardi tetap mencoba masuk ke area kantor. Aksi saling dorong sempat terjadi sebelum aparat kepolisian melerai dan mengendalikan situasi.

Tidak ada bentrokan lanjutan, namun suasana tetap tegang. Hingga kini, belum ada pernyataan resmi dari manajemen Perumda maupun Pemerintah Kabupaten Bantaeng terkait insiden tersebut.

Situasi di lokasi berangsur kondusif, sementara massa masih menyatakan penolakan terhadap kepemimpinan Suwardi. (Ismail)





Tinggalkan Balasan