banner 728x250 . banner 728x250

Pelaporan Direktur RSUD Majene Terkait Tipikor dalam Tahap Pengumpulan Data

Foto: kantor Kejaksaan Negeri Majene, Sulabar. (Dok. Istimewa)

ENEWSINDONESIA.COM, MAJENE – Jaringan Pemerhati Kebijakan Pemerintah Daerah (Japkepda) melaporkan dugaan mark up anggaran Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Majene, Sulawesi Barat ke Kejaksaan Negeri Majene beberapa waktu yang lalu.

Ketua Japkepda, Juniardi menyebut dugaan rangkaian tindak pidana korupsi tersebut melibatkan suami dan salah seorang kepala bidang.

banner 728x250

“Hal itu terkait pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum Daerah (BLUD) dan dugaan markup anggaran beberapa kegiatan seperti, pengadaan obat, alkes, dan kegiatan proyek fisik,” kata Juniardi.

Terbaru, Kasi Intel Kejaksaan Majene, Amanat Panggalo,SH mengaku pihak kejaksaan sudah bekerja dan sementara dalam proses pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan.

“Kami sudah bekerja dan menindak lanjuti laporan tersebut, namun dalam proses hukum dugaan tindak pidana korupsi, aturannya kami telaah dulu dan ada yang namanya tahapan pul data pul baket, artinya kami sementara dalam pengumpulan data dan pengumpulan bahan keterangan,” jelasnya, Selasa (24/1/2022).

Setelah tahal itu, kata Amanat, pihaknya akan menilai apakah disitu ada bukti yang menguatkan perbuatan melawan hukum.

“Kita butuh pendalaman dan tidak dapat dipublikasikan dulu sambil kita koordinasi dengan APIP, yang jelasnya kami sudah bekerja atas laporan tersebut,” imbuhnya.

Sementara itu, Enews Indonesia mencoba mengkonfirmasi Direktur RSUD Kabupaten Majene dr. Nurlina namun belum mendapatkan tanggapan hingga berita ini diterbitkan.

Jurnalis: Arfan Renaldi

Editor: Abdul Muhaimin

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *