Dinsos Sulbar Matangkan Sekolah Rakyat

Foto: Dinas Sosial Sulbar gelar rapat untuk matangkan persiapan sekolah rakyat.

ENEWS, MAMUJU •• Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Barat terus mematangkan rencana pembentukan Sekolah Rakyat, sebagai langkah strategis dalam memperkuat pemberdayaan sosial berbasis komunitas. Rapat koordinasi terkait hal tersebut digelar di Ruang Rapat Dinas Sosial Sulbar, Selasa (11/11/2025).

Kegiatan ini dipimpin oleh Asisten I Setda Provinsi Sulbar, Muh. Jaun, dan dihadiri oleh Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, beserta jajaran pejabat Dinsos. Turut hadir pula perwakilan dari sejumlah instansi terkait, di antaranya Badan Pertanahan Nasional (BPN) Sulbar, Dinas Lingkungan Hidup, dan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

Rapat tersebut membahas berbagai aspek penting, mulai dari penentuan lokasi pendirian, tata kelola kelembagaan, hingga bentuk sinergi lintas sektor agar program Sekolah Rakyat dapat berjalan efektif dan berkelanjutan.

Asisten I Setda Provinsi Sulbar, Muh. Jaun, menyampaikan bahwa pembentukan Sekolah Rakyat merupakan komitmen pemerintah dalam memperkuat kemandirian masyarakat.

“Sekolah Rakyat ini diharapkan menjadi sarana bagi masyarakat untuk belajar, berdaya, dan mandiri. Pemerintah Provinsi Sulbar berkomitmen memberikan dukungan penuh agar inisiatif ini segera terwujud dan memberi manfaat nyata bagi masyarakat,” ujar Muh. Jaun.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Sulbar, Abdul Wahab Hasan Sulur, menegaskan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam merealisasikan program tersebut.

“Dinas Sosial tidak bisa bekerja sendiri. Diperlukan dukungan dari berbagai pihak, termasuk OPD teknis dan lembaga vertikal, agar Sekolah Rakyat benar-benar mampu menjawab kebutuhan masyarakat miskin dan rentan di Sulbar,” ungkapnya.

Lebih lanjut, Abdul Wahab menjelaskan bahwa Sekolah Rakyat akan difokuskan pada pelatihan keterampilan, pendidikan sosial, dan penguatan nilai-nilai kemandirian masyarakat melalui pendekatan partisipatif.

“Kami ingin menghadirkan ruang belajar yang inklusif, di mana masyarakat tidak hanya menerima bantuan, tetapi juga memiliki kemampuan untuk bangkit dan berdaya. Program ini sekaligus mendukung visi-misi Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Salim S. Mengga, yakni membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter,” ujarnya.

Rapat tersebut menghasilkan beberapa poin tindak lanjut, termasuk pembentukan tim teknis lintas instansi serta penyusunan rencana kerja terperinci untuk mempercepat realisasi Sekolah Rakyat di Provinsi Sulawesi Barat.

Jurnalis: Hasbi Waluyo





Tinggalkan Balasan