ENEWS POLMAN •• Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat (Sulbar) menggelar buka puasa bersama yang dihadiri, Gubernur Sulbar H. Suhardi Duka (SDK) dan Wakil Gubernur Sulbar, Mayjend (Purn) Salim S Mengga (JSM) bertempat di aula Rujab Bupati Polman, Senin (17/3/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Polman, H. Samsul Mahmud menyampaikan kondisi yang dihadapi Pemkab Polman. Mulai dari kondisi keuangan yang kurang sehat, penanganan sampah dan pelayanan kesehatan.
Ia menyampaikan terkait penanganan sampah dan tempat pengelolaan sampah (TPS) yang ada di Desa Amola, Kecamatan Binuang sampai saat ini belum tuntas.
“Semoga dengan kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur Sulbar di Polman merupakan berkah bagi masyarakat Polman sehingga TPS bisa segera selesai dan hati masyarakat Desa Binuang bisa terbuka,” terang H. Samsul sambil diiringi gemuruh tepukan tangan tamu undangan.
Baginya, kehadiran Gubernur Sulbar bersama wakilnya di Polman merupakan penanda bahwa persoalan sampah yanga ada di Polman akan segera teratasi.
Di hadapan Gubernur Sulbar, H. Samsul Mahmud juga menyampaikan persoalan kesehatan yang dihadapi Polman saat ini.
“Masyarakat Polman hampir semua sudah tercover BPJS Kesehatan dan anggaran yang digunakan itu sekira Rp.50 miliar. Siapa tahu Gubernur Sulbar punya keinginan menanggung sebagian,” pinta H. Samsul sambil dibarengi dengan senyuman dan gemuruh tepuk tangan.
Bupati Polman berharap kepada Gubernur Sulbar agar Polman diberi ruang dan perhatian lebih, melihat luas dan jumlah penduduk agar permasalahan yang ada cepat terselesaikan.
Menurutnya, bila ingin menyelesaikan masalah di Sulbar, maka permasalahan di Polman harus lebih dulu diselesaikan maka yakin semuanya akan selesai.
“Saya yakin, Gubernur (Sulbar) juga paham kondisi Polman dengan berbagai masalah yang dihadapi. Maka tentu dibutuhkan kolaborasi Pemkab (Polman) dan Pemprov (Sulbar) untuk menyelesaikan persoalan yang ada di Polman,” ujarnya.
Atas persoalan tersebut, Gubernur Sulbar, Suhardi Duka merespons sejumlah persoalan yang disampaikan oleh Bupati Polman, termasuk masalah BPJS Kesehatan.
Suhardi Duka mengatakan, pihaknya sudah berdiskusi dengan BPJS Kesehatan terkait persoalan tersebut. Untuk tahun 2025, Pemprov Sulbar akan mengambil alih tanggung jawab pembayaran tunggakan BPJS untuk seluruh kabupaten di Sulbar.
“Untuk 2025, semua persoalan terkait BPJS akan diambil alih oleh provinsi. Kita akan selesaikan masalah tunggakan dan lain-lain. Untuk tahun 2026, kita akan evaluasi kembali,” jelasnya.
Selain itu, untuk mengatasi persoalan sampah di Polewali mandar, pemerintah provinsi juga akan menyumbangkan 4 unit mobil Amrol.
“Empat unit mobil amrol ini sebagai oleh-oleh untuk Polewali Mandar,” ujar Suhardi Duka.
Jurnalis: Hasbi Waluyo






