ENEWS, BONE ••》Keresahan masyarakat Kecamatan Cenrana, Kabupaten Bone, terhadap dugaan maraknya peredaran narkotika jenis sabu terus menguat. Warga mendesak aparat penegak hukum (APH) segera melakukan penyelidikan dan penindakan terhadap pihak-pihak yang diduga terlibat dalam jaringan peredaran narkoba di wilayah tersebut.
Penelusuran yang dilakukan Enews Indonesia bersama Forum Bersama (Forbes) Anti Narkoba Bone bermula dari upaya mengungkap identitas pemilik nomor telepon tak dikenal yang sebelumnya diduga mengirimkan ancaman kepada jurnalis Enews Indonesia.
Dari rangkaian penelusuran itu, kembali muncul nama seorang pria berinisial A yang oleh sejumlah warga diduga memiliki keterkaitan dengan jaringan peredaran sabu di Kecamatan Cenrana.
Hasil penelusuran lebih lanjut mengarah pada dugaan adanya jaringan lintas kabupaten. Seorang sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan menyebut pria berinisial A diduga tidak beroperasi sendiri.
Menurut sumber tersebut, pasokan sabu diduga masuk ke Kabupaten Bone melalui wilayah Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo, sebelum beredar di Kecamatan Cenrana.
Sumber itu juga menyebut seorang pria berinisial BS, yang disebut masih memiliki hubungan keluarga dengan A, diduga berperan sebagai pemasok.
“Barang untuk A masuk lewat Keera. Di sana ada omnya, BS, yang memasok dari sana,” ujar sumber tersebut, Rabu (1/7).
Informasi serupa juga disampaikan sejumlah warga lainnya. Mereka menyebut seorang pria berinisial WW, yang disebut merupakan sepupu A, diduga ikut terlibat dalam peredaran sabu di wilayah tersebut.
“Ada juga sepupunya, WW, yang menjual,” kata seorang warga.
Sementara itu, seorang perangkat desa di Kecamatan Cenrana mengaku maraknya dugaan peredaran narkoba telah memicu keresahan masyarakat.
Menurutnya, warga kini merasa tidak aman meninggalkan rumah atau tambak pada malam hari karena maraknya aksi pencurian yang diduga berkaitan dengan penyalahgunaan narkoba.
“Jujur saja, kami kadang berpikir dua kali untuk bepergian karena takut ada maling yang masuk ke empang,” ujarnya.
Masyarakat berharap aparat kepolisian segera menindaklanjuti berbagai informasi yang berkembang di lapangan dengan melakukan penyelidikan secara profesional untuk mengungkap ada atau tidaknya jaringan peredaran narkotika di Kecamatan Cenrana, termasuk menelusuri dugaan jalur masuk pasokan dari luar Kabupaten Bone.
Catatan Redaksi: Seluruh nama yang disebut dalam pemberitaan ini masih berupa inisial. Informasi yang dimuat berasal dari keterangan sejumlah narasumber dan hasil penelusuran awal, serta belum merupakan fakta hukum yang dibuktikan di pengadilan. Pemberitaan ini mengedepankan asas praduga tak bersalah. Enews Indonesia membuka ruang hak jawab dan hak koreksi bagi pihak-pihak yang disebutkan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.






