ENEWS, POLMAN ••》Bupati Polewali Mandar (Polman), Samsul Mahmud, merespons keluhan masyarakat terkait antrean panjang bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) dengan mendorong penambahan SPBU baru di wilayah tersebut.
Respons itu disampaikan menyusul sorotan Anggota DPRD Polman Fraksi NasDem, Syarifuddin, yang meminta pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk mengatasi antrean kendaraan yang hampir setiap hari terjadi di sejumlah SPBU.
Saat ini, Kabupaten Polewali Mandar dengan jumlah penduduk sekitar 500 ribu jiwa hanya memiliki lima SPBU aktif.
Kondisi itu dinilai tidak lagi sebanding dengan pertumbuhan jumlah kendaraan dan tingginya kebutuhan masyarakat terhadap BBM, terutama BBM subsidi.
Samsul mengatakan, Pemerintah Kabupaten Polman telah berkoordinasi dengan Pertamina terkait kebutuhan distribusi BBM di daerah. Menurutnya, dukungan dari Pertamina sudah ada, namun kendala utama saat ini adalah minimnya jumlah SPBU.
“Kami sudah berkunjung ke Pertamina dan Pertamina juga sudah mendukung. Sejak awal kami juga telah menyampaikan kepada para pengusaha di Polman agar dapat menjadi investor untuk membangun SPBU reguler,” kata Samsul, Selasa (30/6/2026).
Pemkab Polman kini mendorong keterlibatan investor untuk membangun SPBU baru agar distribusi BBM lebih merata dan antrean panjang di SPBU dapat dikurangi.
Sebelumnya, Syarifuddin menilai penambahan SPBU merupakan kebutuhan mendesak mengingat keluhan masyarakat terus bermunculan akibat keterbatasan infrastruktur distribusi BBM.
Menurutnya, kondisi tersebut berpotensi mengganggu aktivitas ekonomi masyarakat jika tidak segera diatasi.
(Hasbi Waluyo)






