ENews, BANTAENG ••》Perjalanan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Hasanuddin (Unhas) Angkatan 81 di Kabupaten Bantaeng berujung kecelakaan. Sebanyak 12 orang yang berada dalam satu kendaraan harus dilarikan ke rumah sakit setelah mobil yang mereka tumpangi terperosok ke jurang di Jalan Poros Dusun Barombong, Desa Bonto Lojong, Kecamatan Uluere, Kamis (13/8/2026).
Kecelakaan tunggal itu terjadi sekitar pukul 13.00 WITA. Kendaraan yang terlibat merupakan Suzuki APV warna hitam bernomor polisi DD 8889 FQ.
Mobil tersebut dikemudikan Muh. Waliyyu Fadhlan F (21), mahasiswa asal Kota Makassar. Saat kejadian, kendaraan membawa 11 penumpang lainnya.
Berdasarkan laporan Satlantas Polres Bantaeng, kendaraan melaju dari arah utara menuju selatan. Saat memasuki ruas jalan yang menurun, kendaraan diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman.
Kondisi tersebut membuat pengemudi diduga kehilangan kendali. Mobil kemudian keluar dari jalur hingga akhirnya terjatuh ke jurang.
Insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa. Namun, seluruh 12 orang di dalam kendaraan dilaporkan mengalami luka dengan tingkat keluhan yang berbeda-beda.
Pengemudi mengalami nyeri pada bagian paha dan lutut kanan. Sementara para penumpang mengalami sejumlah keluhan, antara lain nyeri pada kaki, pinggang, tangan, bahu, tulang belakang hingga wajah.
Seluruh korban kemudian dievakuasi dan dibawa ke RSUD Prof. Dr. H. M. Anwar Makkatutu Bantaeng untuk mendapatkan penanganan medis.
Kerugian materiil akibat kecelakaan tersebut sementara ditaksir sekitar Rp5 juta.
Kasat Lantas Polres Bantaeng IPTU Muhammad Irdham Syah, S.H., M.M., membenarkan kecelakaan tersebut.
Menurutnya, penanganan dilakukan setelah personel piket Satlantas dan Unit Gakkum melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Meski gangguan pengereman menjadi dugaan awal, polisi masih melakukan pemeriksaan untuk memastikan penyebab kendaraan sampai keluar jalur dan terjatuh ke jurang.
Artinya, penyebab kecelakaan belum dapat disimpulkan hanya karena gangguan rem. Pemeriksaan terhadap kendaraan, kondisi jalan, serta keterangan pengemudi dan penumpang menjadi bagian penting untuk memastikan rangkaian kejadian.
Kecelakaan ini sekaligus menjadi perhatian terhadap aspek keselamatan transportasi mahasiswa yang menjalankan kegiatan KKN, terlebih kendaraan membawa 12 orang dan melintasi ruas jalan dengan kondisi menurun.
Polisi masih melakukan penanganan dan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan faktor yang menyebabkan kecelakaan tersebut.
Jurnalis: Ismail L






