Korban Penikaman di Tallo Makassar Masih Kritis, Pelaku Belum Diamankan

Ketgam: Korban dugaan penikaman di Jalan Muh. Jufri, Kecamatan Tallo, Makassar, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Daya setelah menjalani operasi akibat luka tusuk serius di bagian perut. (Dok. Keluarga korban)
Ketgam: Korban dugaan penikaman di Jalan Muh. Jufri, Kecamatan Tallo, Makassar, masih menjalani perawatan intensif di RSUD Daya setelah menjalani operasi akibat luka tusuk serius di bagian perut. (Dok. Keluarga korban)

ENEWS, MAKASSAR ••》Penanganan kasus dugaan penikaman yang menyebabkan seorang pria berinisial SR (43) mengalami luka berat masih terus berlangsung. Hingga Rabu (15/7/2026), korban yang berdomisili di Jalan Sukabumi, Kecamatan Panakkukang, Kota Makassar, masih menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Daya Makassar.

Korban mengalami luka tusuk serius pada bagian perut yang mengharuskan dia menjalani operasi besar, serta luka tambahan pada lengan. Kondisinya dilaporkan masih dalam status kritis.



Peristiwa ini terjadi pada Minggu (5/7/2026) sekitar pukul 21.00 Wita di Jalan Muh Jufri, Kecamatan Tallo, Kota Makassar. Kasus telah dilaporkan ke Satuan Polisi Pamong Tugas (SPKT) Polsek Tallo dengan Nomor Laporan Polisi (LP): LP/150/VII/2026/SPKT/Polsek Tallo/Polrestabes Makassar/Polda Sulawesi Selatan (Sulsel).

Penyidik juga telah menerbitkan Surat Pemberitahuan Perkembangan Hasil Penyidikan (SP2HP) Nomor B/154/A.1/VII/RES.1.6/2026/Reskrim tertanggal 7 Juli 2026.

Dalam surat tersebut dijelaskan bahwa perkara masih berada pada tahap penyelidikan atas dugaan tindak pidana penganiayaan, sebagaimana diatur dalam Pasal 466 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

Sebelumnya, keluarga korban mempertanyakan perkembangan penanganan perkara karena hingga kini belum ada informasi mengenai penangkapan terduga pelaku, sementara kondisi korban masih kritis.

Menanggapi hal tersebut, Kanit Reserse Kriminal (Reskrim) Polsek Tallo AKP Faizal, S.H., M.H., mengatakan penyidik telah melakukan langkah-langkah penyelidikan sejak hari kejadian.

“Saat kejadian kami segera pergi ke rumah sakit untuk mengecek kondisi korban. Kami juga menyarankan keluarga agar segera melapor. Keterangan dari keluarga dan saksi sudah kami kumpulkan, namun korban belum bisa diperiksa karena kondisi kesehatannya belum memungkinkan,” ujar Faizal kepada wartawan pada Selasa (14/7/2026).

Ia menegaskan bahwa penyidik masih terus melakukan pencarian terhadap terduga pelaku serta melengkapi alat bukti untuk mengungkap kasus tersebut secara tuntas.

Sementara itu, keluarga korban berharap kepolisian segera mengungkap identitas pelaku dan menuntaskan proses hukum.

Mereka menilai percepatan penanganan sangat diperlukan mengingat korban mengalami luka berat dan hingga kini masih berjuang menjalani perawatan intensif di rumah sakit. (Angki Perdana)





Tinggalkan Balasan