ENEWS, WAJO ••》Rapat Dengar Pendapat (RDP) di ruang paripurna DPRD Kabupaten Wajo berlangsung tegang, Selasa (3/3/2026). Koordinator Wilayah (Korwil) Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wajo, Andi Nur Ana Raya, melontarkan pernyataan bernada menantang kepada anggota DPRD dan insan pers.
Situasi memanas setelah terdengar seruan pergantian Korwil dari sejumlah peserta rapat. Merasa disudutkan, Andi Nur Ana Raya menanggapi dengan pernyataan yang memicu reaksi.
“Saya dengar ada statement pergantian korwil dari belakang, entah kalau bapak jadi korwil apa sanggup,” ujarnya dalam forum RDP.
Pernyataan tersebut mendapat tanggapan dari Anggota DPRD Wajo dari Fraksi PPP, H. Rusman Lukman. Ia menilai ucapan Korwil SPPG tidak pantas disampaikan dalam forum resmi.
“Ini ruang rapat yang terhormat, tidak boleh ada statement yang seolah-olah menentang kami. Anda ditugaskan oleh negara karena dianggap memiliki kompetensi, maka tidak dibenarkan mengeluarkan kalimat menantang seperti itu,” tegasnya.
Rusman juga menyayangkan sikap Korwil SPPG Wajo dalam forum tersebut.
Hal senada disampaikan Anggota DPRD Wajo dari Fraksi PAN, Ir. Junaidi Muhammad. Ia mengingatkan agar Korwil SPPG menjaga etika dalam merespons kritik.
“Kalau ada bisikan ganti Korwil, kami bisa menggunakan kewenangan Komisi IV DPRD Wajo untuk merekomendasikan pergantian,” ujarnya.
RDP tersebut membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wajo. (Andi Ikbal)






