Wajo  

Legislator Gerindra Ungkap Dugaan Mark Up Anggaran MBG di Wajo

Foto: Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Kabupaten Wajo bersama pihak SPPG dan sejumlah OPD terkait membahas pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di ruang paripurna DPRD Wajo, Selasa (3/3/2026). (Dok. Ikbal)

ENEWS, WAJO ••》Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Wajo menuai sorotan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) Komisi IV DPRD Wajo di ruang paripurna, Selasa (3/3/2026).

Anggota Komisi IV DPRD Wajo dari Fraksi Gerindra, Rahman Rahim, mempertanyakan harga beras per paket dalam program MBG.

banner 728x250

Namun, pertanyaan tersebut tidak mendapat jawaban dari Koordinator Wilayah SPPG Wajo, Andi Nur Ana Raya.

Dalam forum itu, Rahman juga mengungkap dugaan penyalahgunaan anggaran. Ia mengaku menerima keluhan dari suplier terkait permintaan perubahan nota harga oleh oknum pelaku usaha MBG.

“Kami menerima keluhan dari suplier tentang permintaan pemalsuan nota harga. Harga ayam yang seharusnya Rp55 ribu diubah menjadi Rp60 ribu, begitu juga air galon tertulis Rp5 ribu padahal harganya Rp3 ribu,” ujar Rahman.

Ia meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Wajo melakukan evaluasi dan memperketat pengawasan agar dugaan praktik tersebut tidak terulang.

Kasubag Tata Usaha KPPG Makassar, Risma Ernawati, yang membawahi SPPG Wajo, memastikan program MBG berjalan sesuai ketentuan.

Ia berjanji akan melakukan pengawasan dan memberi sanksi kepada pihak yang terbukti melakukan pelanggaran.

“Malam ini saya akan kumpulkan semua kepala SPPG dan pemilik dapur untuk diberi arahan. Jika ada oknum yang terlibat praktik curang, akan diberikan SP1,” tegasnya.

RDP tersebut dihadiri Ketua dan Anggota Komisi IV DPRD Wajo, Sekda Wajo, Asisten I, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, Kabag TU KPPG Makassar, Wakil Koordinator Regional Sulawesi Selatan, Koordinator Wilayah SPPG Wajo, serta Kepala SPPG se-Kabupaten Wajo.

(Andi Ikbal)





Tinggalkan Balasan