ENEWS, BONE •• Korsleting listrik diduga menjadi penyebab kebakaran yang menghanguskan tiga unit rumah panggung di Desa Telle, Kecamatan Ajangale, Kabupaten Bone, pada Senin, 19 Januari 2026, sekitar pukul 14.24 WITA. Peristiwa ini menyebabkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp107 juta.
Api pertama kali muncul dari rumah milik H. Dg. Masikki (65) sebelum merambat ke dua rumah panggung lainnya yang berada di sisi kiri dan kanan.
Material bangunan berbahan kayu serta jarak rumah yang berdekatan membuat api cepat membesar.
Kapolsek Ajangale, AKP Andi Muh Amir, menyebut hasil sementara menunjukkan kebakaran dipicu oleh korsleting instalasi listrik.
“Sumber api berasal dari rumah H. Dg. Masikki akibat korsleting listrik, kemudian menjalar ke dua rumah di sekitarnya,” jelasnya.
Petugas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten Bone menerima laporan kebakaran pada pukul 14.26 WITA.
Dua unit armada dari UPT Tellu Siattinge dikerahkan ke lokasi dan api berhasil dipadamkan sekitar pukul 18.39 WITA dengan bantuan TNI, Polri, serta warga setempat.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut. Kerugian dialami tiga kepala keluarga, yakni H. Dg. Masikki dengan taksiran Rp72 juta, Mustafa sekitar Rp20 juta, dan Rombe sekitar Rp15 juta.
Sebagai langkah pencegahan, pihak kepolisian dan pemadam kebakaran mengimbau masyarakat agar rutin memeriksa instalasi listrik di rumah, menggunakan kabel berstandar SNI, menghindari sambungan listrik bertumpuk, serta mematikan peralatan listrik saat tidak digunakan.
Warga juga disarankan segera mengganti instalasi lama atau rusak untuk mencegah korsleting listrik yang berpotensi memicu kebakaran.






