ENEWS, WAJO •• Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Kabupaten Wajo Festival Internasional resmi digelar di Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan, yang dikenal sebagai kota sutera.
Pembukaan acara berlangsung meriah dan dibuka langsung oleh Bupati Wajo, H. Andi Rosman, di Lapangan Merdeka Sengkang, Kamis (27/11/2025).
Dalam sambutannya, Bupati Andi Rosman mengapresiasi langkah HIPMI Wajo yang berhasil menggelar kegiatan bertaraf internasional dan dinilai memberikan nilai positif bagi perkembangan daerah.
“Kami tentu akan terus mendukung berbagai kegiatan yang bernilai tinggi dan berdampak positif. HIPMI Wajo Festival Internasional ini salah satunya. Kami berharap kegiatan ini terus dikembangkan dan menjadi kontribusi nyata dalam membangun daerah,” tuturnya.
Ia juga menekankan pentingnya pelestarian kearifan lokal serta pengembangan potensi wisata Wajo agar semakin dikenal luas.
Bupati turut mengajak masyarakat Wajo berpartisipasi aktif dalam festival tersebut.
“Mari bersama menjadikan Wajo sebagai destinasi wisata yang lebih baik. Terima kasih kepada HIPMI Wajo yang telah menjadi motor penggerak ekonomi kreatif dan promosi wisata daerah,” tambahnya.
Ketua HIPMI Kabupaten Wajo, Samsuriadi, turut menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kabupaten Wajo atas dukungan penuh yang diberikan dalam penyelenggaraan kegiatan internasional tersebut.
“Terima kasih kepada Pemkab Wajo dan masyarakat yang telah menyambut kegiatan ini dengan baik. Dukungan ini menjadi energi bagi kami untuk terus berkarya,” ucapnya.
Acara pembukaan turut dihadiri Wakil Bupati Wajo, Wakil Ketua I DPRD Wajo, jajaran Forkopimda, pimpinan BUMN, dan insan pers.
Festival ini menjadi bagian dari upaya kolaboratif antara HIPMI dan Pemerintah Kabupaten Wajo dalam mempromosikan potensi wisata serta ekonomi kreatif di tingkat global.
Kegiatan ini menghadirkan tamu dari tujuh negara, yakni Malaysia, India, Meksiko, Rusia, Madagaskar, Portugal, dan Zimbabwe.
Beragam agenda menarik turut meramaikan festival, di antaranya pameran produk UMKM, pertunjukan seni budaya tujuh negara, workshop, hingga turnamen domino.
Reporter: Andi Ikbal






