ENews, Polman •• Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) menggelar sosialisasi Penyaluran Bantuan Pangan Tahun 2025 di Ruang Pola Kantor Bupati Polman, Rabu (16/7/2025).
Sosialisasi itu dihadiri oleh, Bupati Polman Samsul Mahmud, Dandim Polman, Kejari Polman, Plh. Sekda, Ketua Komisi II DPRD Polman Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, Pimpinan Perum Bulog Polman, Camat se-Kabupaten Polman.
Dalam sambutannya, Bupati Polman menyampaikan bahwa harga beras saat ini melambung tinggi di pasaran melebihi harga eceran tertinggi (HET). Tentunya hal ini yang harus menjadi perhatian pemerintah.
“Di Bulog ini sangat banyak stok beras, tahun ini sekira 19 ribu ton dan semenjak Bulog ada di Polman barusan menyentuh di angka itu karena biasanya hanya diangka 6-7 ribu ton,” kata Aji Assul sapaan akrab Bupati Polman.
Aji Assul membeberkan, beberapa pekan lalu pihaknya mendatangi gudang Bulog bersama Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan dan Diskoperindag untuk memastikan ketersediaan beras di Polman.
“Ketersediaan beras di Bulog Polman tidak diragukan lagi,” jelas Aji Assul di hadapan para peserta yang hadir.
Dia juga meminta kepada pihak Bulog untuk segera menyalurkan beras SPHP ke masyarakat untuk menstabilkan harga di pasaran.
“Saya yakin kalau beras SPHP tersalur ke kios-kios pasti bisa menekan harga beras di masyarakat,” ucapnya.
Bupati Polman minta keterlibatan kepala desa, camat, babinsa, babinkamtibmas untuk melakukan pengawasan terhadap bantuan yang akan disalurkan nantinya agar transparan dan tepat sasaran.
Sementara, Pimpinan Cabang Perum Bulog Polman Farid Sudirman mengatakan, setiap masyarakat nantinya akan menerima bantuan beras pangan sebanyak 10 kg per alokasi dengan kualitas beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) medium.
“Jumlah penerima bantuan pangan di Polman tahun 2025 sebanyak 44.475 Program Bantuan Pangan (PBP) dengan total kuantum untuk dua alokasi bulan Juni-Juli sebanyak 889.500 kg,” jelasnya.






