ENEWS, MAGELANG •• Polisi Republik Indonesia (Polri) terus berbenah. Terutama dalam memperbaiki pelayanan kepada masyarakat. Seperti yang dilakukan oleh Polsek Muntilan Polresta Magelang dalam memberikan pelayanan prima kepada masyarakat, mereka turun ke desa-desa untuk berkantor di sana alias Ngantor Tengah Ndeso.
Kapolsek Muntilan, AKP Abdul Muthohir yang memimpin langsung program Ngantor Tengah Ndeso mengatakan bahwa gerakan yang pihaknya lakukan dalam rangka memudahkan pelayanan polisi kepada masyarakat.
Karena itu, program berkantor di desa-desa ini dimulai sejak Agustus 2025 laku hingga sekarang, Minggu (4/5/2025).
“Kami saat ini langsung turun ke masyarakat dan berkantor di desa-desa yang lokasinya jauh dari Polsek Muntilan. Ya, seperti hari ini,” ujar AKP Abdul Muthohir, Minggu, (4/5/2025).
Disebutkan Kapolsek Muntilan, selama berkantor di desa-desa pihaknya telah membuka pelayanan pembuatan SKCK, laporan kehilangan, izin keramaian, problem solving dan sosialisasi Kamtibmas.
Sementara itu, masyarakat Kecamatan Muntilan menyambut baik program Polsek Muntilan yang turun langsung berkantor di desa-desa.
Pasalnya, dengan turun langsung dalam memberikan pelayanan kepolisian, maka masyarakat sangat terbantu dan bisa mendapat pelayanan yang cepat dan mudah.
“Terus terang sebagai warga apalagi ibu rumah tangga biasa, saya sangat senang Pak Polisi Ngantor Teng Ndeso karena kami bisa dilayani dengan cepat tanpa harus pergi jauh-jauh ke Polsek atau Polresta,” kata salah seorang warga, Sutina (50) asal Desa Sedayu, Kecamatan Muntilan.
Sutina mengaku sejak adanya program Polsek Muntilan “Ngantor Teng Ndeso” dirinya dan masyarakat lainnya sangat terbantu. Apalagi saat dirinya datang ke pelayanan Polsek Muntilan “Ngantor Teng Ndeso” dia langsung dilayani dan cepat.
Sementara itu, hadir langsung memberikan pelayanan di pimpin oleh Kapolsek Muntilan, Kanit Binmas Iptu Zaenal, Bhabinkamtibmas Bripka Sutikman, Bhabinkamtibmas Desa Congkrang Brigadir Inggil Waseso, SH, Unit Intelkam Polsek Muntilan dan personel Binmas Polsek setempat.
(Jurnalis M. Islah)






