Seorang Anak Perempuan di Bone Hilang Secara Misterius, Disembunyi Makhluk Gaib atau Somnambulisme?

Foto: Para warga Desa Sanrego saat melakukan pencarian terhadap Fitri di bawah jembatan. (File Enews)

ENEWSINDONESIA.COM, BONE ▪︎ Warga Desa Sanrego Kecamatan Kahu, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan (Sulsel) dihebohkan kejadian misterius seorang anak perempuan bernama Fitri (15) yang tiba-tiba menghilang dari rumahnya. Kejadian tersebut terjadi pada Senin tanggal 15 April 2024 sekira pukul 00.00 Wita. Anak tersebut merupakan anak dari pasangan Rusli dan Hasbiah.

Hasbiah mengaku, kejadian tersebut telah beberapa kali terjadi terhadap anak perempuannya, sering terbangun pada saat tengah malam di luar kendalinya namun terkadang masih dapat dicegat.

banner 728x250

“Kejadian yang sama sebelumnya pernah tejadi. Sudah 2 kali ini kejadian pada saat awal bulan puasa dan akhir bulan puasa kemarin. Tapi sebelumnya sempat dinyatakan hilang tetapi setelah dilakukan pencarian di sekitar sungai Sanrego ditemukan sedang duduk di pinggiran sungai, atau kembali dengan sendirinya kurang dari 1×24 jam,” beber Hasbiah, Senin 15 April 2024.

Hingga kejadian serupa pun kembali terjadi. Pada hari Ahad 14 April 2024 pukul 01.00 Wita, pada saat orang tua (Ayah) korban Rusli terbangun tengah malam, ia kaget melihat pintu rumah tebuka dan anaknya suda tidak ada di dalam rumah.

Orang tua korban dan warga setempat pun melakukan pencarian di sekitar jembatan bahkan menghadirkan paranormal tapi tak membuahkan hasil. Hasbiah juga mengaku telah melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian dan pemerintah setempat.

“Kejadian tersebut diyakini oleh masyarakat setempat akibat pengaruh mistis jembatan Sanrego, yang mana beberapa tahun sebelumnya pernah memakan korban dengan kronologis yang sama. Korban rata-rata masyarakat yang tinggal di sekitar jembatan dan pinggiran sungai,” tukas Hasbiah.

Setelah dilakukan pencarian hingga dini hari, anak perempuan tersebut menampakkan diri dan naik kembali ke atas jembatan pada Pukul 03.00 Wita dini hari, Selasa (16/4/2024).

“Orang (para pencari) sudah naik ke atas jembatan, tiba-tiba anak itu muncul, ada warga yang melihatnya naik sendiri ke atas jembatan. Ketika ditanya darimana? Dia (anak itu) bilang saya tidak tahu,” jelas salah seorang warga setempat, Rizal kepada Enewsindonesia.com, Selasa (16/4/2024).

Hingga saat ini, belum diketahui pasti hal apa yang menimpa anak perempuan tersebut.

Diketahui, penyakit berjalan ketika tidur disebut Somnambulisme yang menyebabkan orang yang sedang tidur berjalan-jalan atau melakukan hal-hal yang seharusnya hanya terjadi saat bangun.

Terkait kejadian di Desa Sanrego, Kecamatan Kahu tersebut, tak sedikit warga mengaitkan kejadian itu dengan hal mistis.

Warga sekitar menyebut pohon yang ditebang oleh orang tua Fitri itu dikenal angker. Warga makin heran manakala Fitri kembali padahal warga sudah menyisir area tersebut untuk melakukan pencarian.

“Kebanyakan juga orang berkata semenjak bapaknya Fitri sudah menebang pohon di bawah jembatan pohon yang pernah menimpa pengendara. Kejadian itu sering terjadi,” lanjut Rizal. (AM)